Home General News Hadapi Pandemi Corona, Paramedis RSUD NTB: Tak Ada Istilah Mundur Bagi Kami

Hadapi Pandemi Corona, Paramedis RSUD NTB: Tak Ada Istilah Mundur Bagi Kami

0
SHARE
pandemi corona
Paramedis RSUD NTB.

Mataram, LombokInsider.com – Gundah Gulana itu terjawab sudah, dengan terkonfirmasinya seorang pasien Covid pertama di NTB. RSUD Provinsi NTB Rumah Sakit Rujukan Utama di Provinsi NTB, IGD sudah pasti ujung tombaknya.

“Disinilah kami berada sekarang. Klimaks ketegangan luar biasa dalam batin, kinilah saatnya. Kami hanyalah manusia biasa, rasa takut itu lumrah adanya,” kata Heri Herdiansyah, seorang tenaga medis di RSUD Provinsi NTB.

Kemarin menjadi guyonan biasa bagi kami, saling menakuti dengan monster covid yang sangat menyeramkan dalam ceritanya di daerah seberang. Tapi sekarang telah menjadi kenyataan di daerah kami, satu pasien terkonfirmasi.

Baca juga:

Kunjungi RSUD Asy-Syifa KSB, Wagub Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan

Setelah Mataram dan Lotim, ICSB NTB Tebar Virus Kewirausahaan di Sumbawa

Penyandang Disabilitas di NTB Kini Miliki Bus Khusus

Sontak guyonan itu berubah menjadi tatapan serius penuh misteri. Apakah menjadi pemenang dalam perang atau mungkin korban yang kan lekang ditelan cerita zaman. Kinilah saatnya, perang dimulai!.

“Takut, ya kami takut. Khawatir, sudah tentulah. Cemas, iyaaaa sangat. Tapi kami bukan pasukan abal-abal. Kami bukanlah team dadakan. Kami bukan pula profesi bayangan,” jelasnya, mewakili perasaan teman sejawatnya.

Baca juga:  Segera, Dua Laboratorium RS di NTB Siap Periksa Spesimen Covid-19

Penuh kepercayaan diri, Heri menambahkan bahwa paramedis telah dididik, dilatih dan di gembleng serta dibekali ilmu dan keahlian.

“Kami punya team yang hebat. Kami punya manajemen yang dahsyat,” katanya.

Heri menambahkan, Semua usaha akan dikerahkan, doa dan ikhtiar menjadi senjata andalan. Jangankan Satu Covid, banyakpun tak kan membuat paramedis menjadi pecundang.

“Sekali layar terkembang, pantang bagi kami mundur kebelakang,” ujar Heri.

“Rekan sejawat, pancangkan tekad dan niat. Kita pada jalur yang terhormat. Yakin kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, menjadi obat. Saling menjaga dan melindungi dalam kerja sesuai format. Dipundak kita harapan dan beban rakyat. Bismillah… semua akan berlalu, dengan akhir yang hebat,” tegasnya. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.