KLU, LombokInsider.com – Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), kemarin Jum’at (11/1) digegerkan dengan penemuan 20 pohon tanaman psikotropika jenis ganja yang ditanam oleh Randi dan Arik Arroya, warga Dusun Tengak/ Pekatan Desa Jenggala Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara diatas tanah seluas 5 Are.

Tim Res Narkoba Polres KLU bersama masyarakat berhasil mengamankan kedua orang tersebut, tanpa perlawanan. Saat petugas datang ke TKP, kedua orang tersebut tampak sudah mengetahui maksud kedatangannya.

“Masalah penanaman cimeng (ganja) ya pak, ini pohon cimengnya,” ujar kedua warga tersebut.

Penangkapan kedua warga ini berdasarkan laporan masyarakat yang mengetahui adanya penanaman pohon yang diduga Narkotika jenis pohon ganja. Untuk memastikan laporan tersebut Kasat Resnarkoba bersama Anggota Opsnal melakukan penyelidikan selama empat hari.

Bahkan Kapolres Lombok Utara mendatangi TKP yang didampingi Waka Polres, Kabag Ops dan para kasat, untuk melihat langsung tanaman ganja yang di tanam oleh kedua warga tersebut.

Mereka mengakui menanam 20 pohon ganja di area pekarangan seluas 5 are selama satu setengah bulan. Pohon ganja yang di tanam kini tingginya pun bervariasi, dari ketinggian pohon 45 cm hingga mencapai ketinggian 2 meter. 20 pohon ganja beserta kedua pelakupun kini telah di amankan aparat kepolisiaj untuk proses lebih lanjut.

“Setelah itu, pohon tersebut kami buatkan tanda sample kemudian diukur ketinggiannya selanjutnya di foto setelah itu kami cabut dan kami amankan ke Polres Lombok Utara guna proses lebih lanjut,” kata Kapolres KLU, AKBP. Afriadi Lesmana. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com