Home General News Dianggap Sering Bohongi Rakyat, Mahasiswa Tolak Kedatangan Jokowi di Lombok

Dianggap Sering Bohongi Rakyat, Mahasiswa Tolak Kedatangan Jokowi di Lombok

60
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Aliansi Mahasiswa untuk Perubahan yang di dalamnya Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI-MPO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang
Mataram menggelar aksi penolakan kedatangan Presiden Jokowi di NTB, Jumat
(22/03) di perempatan Alfamart jalan gajah mada Pagesangan Kota Mataram.

Aksi penolakan yang dipimpin Haden MPO tersebut diwarnai
kericuhan. Pasalnya, kericuhan tersebut disebabkan massa aksi menutup
perempatan jalan Gajah Mada yang berada di depan Kampus Universiatas
Muhammadiyah Mataram (UMMAT).

Korlap aksi, Haden MPO, dalam orasinya menyampaikan kekecewaannya terhadap Presiden Jokowi yang dituding sering melakukan kebohongan kepada masyarakat atas janji politiknya pada 2014 lalu.

“Jokowi sering bohong dan gagal mensejahterakan rakyat, kami menolak kehadiran Jokowi di NTB,” teriak koordinator lapangan, Haden MPO.

Ratusan massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, antara
lain meminta kepada pemerintah agar memberikan transparansi jumlah alokasi
anggaran terhadap korban gempa Lombok.

“Kami mendesak pemerintah untuk percepat proses rehabilitasi rumah korban gempa,” ucap  Hamsaturrahman, korlap 1.

Selanjutnya, mereka juga mendesak pemerintah agar mengeluarkan
kebijakan khusus untuk petani jagung di NTB, terkait (bibit dan harga paska
panen) serta mendesak pemerintah agar tidak menggunakan fasilitas negara dalam
melakukan kampanye dan stop komersialisasi aset negara.

Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi mengambil tindakan
untuk membubarkan massa aksi, namun massa melakukan perlawanan, atas perlawanan
dari massa aksi tersebut seorang intel Polres Mataram terluka di hidungnya
diduga dipukul massa aksi memakai kayu bambu, terlihat hidungnya mengeluarkan darah
langsung dibawa ke Rumah Sakit. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.