Home General News Dialog Bahas Jagung dengan Warga, Bang Zul Ingatkan Sholat Berjamaah

Dialog Bahas Jagung dengan Warga, Bang Zul Ingatkan Sholat Berjamaah

9
0
SHARE
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang didampingi Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan bertemu dan berdialog dengan warga di Desa Kiwo Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Sabtu (11/01/20).

Dompu, LombokInsider.com – Usai pencanangan Desa Wisata Bahari Malaju, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang didampingi Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan bertemu dan berdialog dengan warga di Desa Kiwo Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Sabtu (11/01/20).

Salah satu topik yang dibicarakan adalah soal jagung. Menanggapi hal itu, Bang Zul berpesan jangan lupakan sholat. “Dulu di zaman Rasulullah SAW, ada seorang sahabat yang minta dido’akan untuk menjadi kaya. Setelah menjadi kaya, sahabat yang biasanya rajin datang ke masjid untuk sholat berjamaah menjadi jarang salat ke masjid karena sibuk mengurus hartanya”, cerita Gubernur.

Moral of the stories, kata Gubernur, siapapun boleh sibuk dengan urusan pertanian, boleh mengisi waktu dengan mengurusi ladang-ladang jagung, namun jangan sampai melupakan hal-hal yang penting seperti salat. Karena harta di dunia tidak lebih penting ketimbang bekal akhirat.

Warga dalam kesempatan itu juga menyampaikan aspirasi soal perbaikan infrastruktur jalan dan telekomunikasi, pengadaan bank sampah, serta pengadaan buku untuk menumbuhkan minat baca di masyarakat Desa Kiwu. Menanggapi hal itu, Asisten Gubernur NTB Bidang Ekonomi Pembangunan, H. Ridwan Syah menjelaskan langkah-langkah yang akan ditempuh Pemprov NTB.

“Untuk jalan, In Syaa Allah tahun ini pulau Sumbawa akan mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar dari Pulau Lombok. Tentu saja Dompu juga akan dapat bagian. Tentang bank sampah, kalau memang pengelolaan sampah menjadi prioritas desa, untuk pengadaan mobil sampah,” jelas Ridwan Syah.

Sedangkan untuk telekomunikasi, Ridwan Syah menjelaskan akan melakukan komunikasi dengan perusahaan provider seperti XL dan Telkomsel. “Target pemprov adalah zero blank spot. Jadi tidak ada area yang tidak tercover koneksi internet. Kalau sudah ada koneksi internet, In Syaa Allah kebutuhan seperti buku akan segera terpenuhi. Jadi minat baca masyarakat juga lambat laun akan terbangun,” jelasnya. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.