Home General News Dapur Roti Aa Indonesia: Banyak Cerita di Balik Usaha Rotinya

Dapur Roti Aa Indonesia: Banyak Cerita di Balik Usaha Rotinya

0
SHARE
Dapur Roti Aa saat ini Buka di Jl. Koperasi 154 Pelembak Ampenan, Menjual Pizza dan Roti Tawar.

Mataram, LombokInsider.com – Perkembangan usaha roti di daerah Mataram, Lombok bahkan Indonesia, mengalami peningkatan yang cukup pesat, roti dengan berbagai merek dan kualitas dapat kita temui di pasaran.

Dari roti kelas warung hingga outlet mewah di mall, dari harga seribu hingga puluhan ribu, semuanya tergantung kualitas dan segmen pasar yang dibidik oleh produsen roti tersebut.

Namun masih banyak kita temui roti-roti dengan kualitas yang dibawah standar, atau bahkan menggunakan bahan pengawet berlebih, sehingga bukannya membuat kenyang dan sehat namun malah sebaliknya, pelanggan akan dibuat sakit saat mengkonsumsinya secara teratur dan berlebihan.

Sejarah Dapur Roti Aa

Asorted. Bermacam Jenis Roti hasil Kreasi Dapur Roti Aa.
Asorted. Bermacam Jenis Roti hasil Kreasi Dapur Roti Aa.

“Dapur roti pertama saya rintis di Bandung pada 2007, uang pesangon Rp15 juta dari tempatnya bekerja menjadi modal, awalnya diberi nama “Donat Aa” karena awalnya fokusnya pada donat dan Aa dari nama panggilan di Bandung “Abang”.

Berjualan di sepanjang trotoar alun-alun halaman Masjid Raya Bandung menjadi rutinitas,” ungkapnya. Hal ini setelah ia melanglang buana ke berbagai tempat kerja, memutuskan untuk berwirausaha bukanlah hal mudah, donatnya tidak terlalu laku padahal lebih enak dari yang lain, walaupun lebih mahal, menjadi pedagang kaki lima bukanlah hal mudah baginya yang sebelumnya sempat menjabat di perusahaan besar, pengalamannya dapat anda simak dibawah.

Baca juga:  JPS Gemilang Tahap III, Masyarakat Dompu Sangat Terbantu

“Banyak cerita menarik ketika memulai usaha dari nol, lucu, sedih gembira semuanya campur aduk seperti adonan roti,” candanya.

Membangun usaha ini penuh cerita, dari yang sebelumnya sebagai karyawan perusahaan multinasional dengan berbagai fasilitas lengkapnya, sekarang harus mandiri menjajakan jualannya di kaki lima.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.