Home General News Cinta Tanah Air, di Tenda Pengungsian Korban Gempa Kibarkan Merah Putih

Cinta Tanah Air, di Tenda Pengungsian Korban Gempa Kibarkan Merah Putih

0
SHARE

Pemenang, LombokInsider.com – Meski sedang berduka kehilangan sanak famili maupun harta benda, para pengungsi korban gempa di tiga Posko, nyatanya masih sempat menggelar upacara HUT RI, Jum’at 17 Agustus 2018 di tenda pengungsian, Dusun Trengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Warga pengungsi yang dimotori Satgas Pramuka Peduli Bencana dari Pramuka Kwarcab Sumbawa, nampak bahagia dan semangat dalam keterbasan yang mereka alami saat ini. Betapa tidak, di tengah-tengah bencana alam yang menimpa, para korban gempa Lombok tersebut masih mampu menunjukan nasionalisme dan cinta tanah airnya.

Upacara Bendera yang dimulai pda pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin anggot Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Sumbawa, Muslimin, dan bertindak selaku Pembina Upacara adalah Ketua Kwarcab Pramuka Sumbawa, Farhan Bulkiyah.

Menariknya, anak-anak korban gempa yang hidup di tenda pengungsian bertindak sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Mereka yakni Riyana Rosdina sebagai pembawa bendera, Suhupil Hasan Kasani sebagai embentang bendera dan Karwadi Ramdan penarik tali bendera.

Tidak itu saja, siswa SDN 4 Pemenang Timur, Ragil Abral, bertindak sebagai pembaca naskah UUD 1945. Wawan Herwanta yang merupakan Kadus Trengan Timur, Desa Pemenang Timur, didaulat untuk membaca teks Proklamasi.

Baca juga:  JPS Gemilang Tahap III, Masyarakat Dompu Sangat Terbantu

“Semangat hari ini hampir sama dengan semangat 73 tahun yang lalu, kalau dulu semangatnya merebut kemerdekaan, kalau hari ini semangatnya bangkit dari trauma atas musibah gempa,” tegas Pembina Upacara, Farhan Bulkiyah.

Mantan Ketua DPRD Sumbawa tersebut mengajak semua pihak bahu membahu membangun kampung halaman. Mengeni musibah yang menimpa para korban hendaknya di jadikan sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Satgas Pramuka Peduli Sumbawa,  akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat di Trengan Timur ini, baik suka maupun duka,” tutupnya. (LI)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.