Home General News Bobol Rolling Door, Residivis ini Gasak Counter HP dan Kotak Amal

Bobol Rolling Door, Residivis ini Gasak Counter HP dan Kotak Amal

0
SHARE
Bobol Rolling Door, Residivis ini Gasak Counter HP dan Kotak Amal
Tersangka FS (residivis) berhasil diamankan.

Giri Menang, LombokInsider.com – Sebuah Counter Hand Phone (HP) di Kompleks Pertokoan Dusun Rumak Barat Utara, Desa Rumak, Kec Kediri, Kab. Lombok Barat, dibobol maling, alhasil barang-barang berharga didalamnya, ludes digasak pelaku.

Adapun modus Pencurian dengan pemberatan ini, Pelaku membuka rolling door Counter HP tersebut dengan menggunakan anak kunci palsu.

Dalam keterangan Persnya, Kamis (17/6/2021), Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kediri, Polres Lombok Barat, Polda NTB Iptu Heri Santoso mengatakan, tersangka yang berhasil diamankan berinisial FS (19), yang juga merupakan warga setempat.

“Seorang tersangka berhasil diamankan, dimana FS merupakan seorang pengangguran dan residivis dalam kasus serupa, yaitu pencurian dengan pemberatan,” ungkapnya.

Bukan hanya residivis, FS juga diduga merupakan pecandu narkoba, dimana saat dilakukan penangkapan ditemukan alat – alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba.

“Tentang keterlibatan tersangka terkait penyalahgunaan narkoba, ini akan kita kembangkan lebih lanjut,” katanya.

Pembobolan konter HP ini, menimpa Zaenal (45), warga Pagesangan Barat Kota Mataram, yang diberitahukan oleh pegawainya, bahwa counter HPnya telah dibobol maling, Jumat (4/6/21).

Baca juga:  Baru Saja Bebas, Ongang Sudah Beraksi Lagi

“Korban sedang berada dirumahnya, ditelepon oleh pegawainya bahwa counter miliknya di Rumak Kediri telah dibobol, dan segera bergegas untuk memeriksa counternya tersebut,” jelasnya.

Setelah diperiksa, ternyata benar rolling door dalam rusak atau dibongkar, dimana kunci roling door dan etalasi bekas di potong.

“Setelah dicek, diketahui bahwa satu unit HP, uang tunai hasil penjualan sebesar Rp1,8 juta dan uang yang ada didalam kotak amal Laz Dasi NTB dicuri oleh oleh pelaku,” bebernya.

Dengan adanya persistiwa tersebut, diperkirakan korban mengalami kerugian sekitar Rp2,8 juta dan melaporkan ke Polsek Kediri.

Kemudian jajaran Tim Dukep Unit Reskrim Polsek Kediri, melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan ini.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku pencurian ini mengarah kepada FS, kemudian langsung mencari keberadaan terduga Pelaku di Rumah temannya, tempat bisa pelaku nongkrong,” imbuhnya.

Atas informasi yang berhasil dikumpulkan, Tim Dukep Polsek Kediri berhasil mengamankan FS tanpa perlawanan, yang sedang menonton TV di sebuah rumah milik temannya, Minggu (6/6/2021).

Baca juga:  Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 Sukses Digelar

“FS mengakui melakukan pencurian ini pada malam hari sendirian, dengan menggunakan alat berupa kunci rolling dor palsu, dan tang besi dalam menjalankan aksinya,” ucapnya.

Berhasil membuka rolling door, FS memotong pengait gembok serta kunci etalase dengan tang besi, kemudian masuk mengambil barang – barang yang ada didalam etalase.

“Setelah berhasil mengambil barang milik korban, lalu pelaku keluar dan menutup kembali rolling door counter tersebut,” ucapnya.

Dari pengakuan FS, uang hasil pencurian tersebut di gunakan untuk membeli Baju dan kebutuhan hidup sehari-hari.

“Namun dari hasil penggeledahan untuk mencari barang barang bukti dirumahnya, selain menemukan alat yang digunakan untuk melakukan pencurian dan hasil kejahatan, ditemukan juga alat – alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika jenis sabu,” paparnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu buah kunci Rolling Door palsu, satu unit HP, satu buah Kotak Amal Laz Dasi NTB dan dua buah Kaos.

“Alat – alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika juga dimankan, berupa alat hisap sabu diantaranya bong, korek api, kaca pembakar, pipet, klip plastic bekas paketan sabu dan gunting,” terangnya.

Baca juga:  Baru Bebas dari Penjara, MM Kembali Beraksi Curi Rangka Motor

Sedangkan FS, dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke – 5e KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama – lamanya tujuh tahun. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.