Home General News BEJAT! Modus Tawarkan Kerja, US Setubuhi A Hingga Hamil

BEJAT! Modus Tawarkan Kerja, US Setubuhi A Hingga Hamil

0
SHARE
BEJAT!
Ilustrasi.

Dompu, LombokInsider.com – Sungguh bejat apa yang dilakukan US (50) warga Desa Wila Maci, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima kepada Korban insial A (17) keduanya berasal di wilayah Kecamatan Monta, Bima.

Modus menawarkan pekerjaan kepada korban, pria paruh baya asal Kabupaten Bima tega berbuat asusila terhadap anak dibawah umur. Korban disetubuhi berulang kali hingga hamil 2 bulan.

Kapolsek Hu’u, Ipda M. Nor Kurniawan yang menerima laporan menjelaskan, “Berdasar penuturan korban, dalam melancarkan aksinya, US menjerat korban dengan modus menawarkan pekerjaan. Pelaku juga bahkan mengancam membunuh korban jika tidak melayani nafsu bejatnya tersebut,” jelasnya.

Perbuatan bejat US bermula pada November 2020 lalu. Korban awalnya diajak oleh korban untuk bekerja di Kota Mataram.

Kepada keluarganya, pelaku mengaku bahwa korban ini adalah istrinya. Selama menginap di Mataram, korban dan pelaku tidur sekamar.

“Pelaku melancarkan aksinya dengan cara membujuk dan mengiming-imingi korban dengan uang. US bahkan mengancam akan membunuh korban jika keinginanya tidak dituruti. Selama di Mataram pelaku telah menyetubuhi korban sebanyak 5 kali,” lanjut Kapolsek.

Setelah 10 hari di Mataram, pelaku kembali membujuk dan mengajak korban untuk mau bekerja di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

Disitu, pelaku kembali mengajak korban untuk tinggal berdua dan pelaku pun kembali melakukan perbuatan bejatnya tersebut layaknya suami istri.

Lebih dari 2 bulan mereka tinggal berdua dalam satu rumah di Desa Daha. Kepada warga pelaku mengaku bahwa A ini adalah istrinya. Korban berulang kali dipaksa untuk melakukan hubungan intim.

“Berdasarkan pengakuan korban, perbuatan bejat pelaku terakhir kali dilakukan pada 6 Januari 2021. Itupun dengan cara memaksa dan mengancam membunuh korban,” ujar Kurniawan.

Baca juga:  Bejat, Kakek 70 Tahun Setubuhi 2 ABG Sekaligus di Gubuknya

Perbuatan jahat pelaku terkuak setelah salah seorang warga di Desa Daha ada yang mengenali korban dan menanyakan perihal status keduanya. Karena takut akan acaman pelaku, korban pun mengakui bahwa keduanya telah menikah.

Oleh warga ini, kemudian memberitahukan kepada keluarga korban. Saat itu juga keluarga A datang dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Hu’u.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi bersama pemerintah Desa langsung mengamankan pelaku. Korban saat ini dalam kondisi hamil 2 bulan.

“Saat ini, korban dalam penanganan khusus unit PPA. Tersangka juga sudah ditahan di Mapolres,” tegas Kapolsek Hu’u Ipda M. Nor Kurniawan. (LI/resdom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.