Home General News BBPOM Mataram Lakukan Berbagai Kegiatan Pengawasan Mutu Sepanjang 2019

BBPOM Mataram Lakukan Berbagai Kegiatan Pengawasan Mutu Sepanjang 2019

0
SHARE
BBPOM Mataram Lakukan Berbagai Kegiatan Pengawasan Mutu Sepanjang 2019
Kantor BBPOM Mataram.

Mataram, LombokInsider.com – Balai Besar POM di Mataram memiliki tugas dan fungsi melakukan pengawasan mutu (uji laboratorium, pemeriksaan sarana distribusi, produksi dan pelayanan kesehatan produk Obat dan Makanan dan pelaksanaan pemberian KIE kepada masyarakat).

“Sepanjang 2019 kami telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan terkait pengawasan mutu,” kata Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih, Kepala BBPOM Mataram, di Mataram (31/12/2019).

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh BBPOM Mataram, diantara;

Sampling dan uji sampel Obat dan Makanan sebanyak 3014 sampel. Dengan hasil sebagai berikut: sebanyak 2819 (93,53%) sampel memenuhi syarat mutu, sebanyak (5,97%) sampel tidak memenuhi syarat mutu. Sampel yang tidak memenuhi persyaratan telah ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengujian sampel pihak ketiga terutama sampel narkoba dari kepolisian dan BNN sebanyak 543 sampel, jumlah ini meningkat dari jumlah sampel 2018 sebanyak 360 sampel.

  1. Pemeriksaan terhadap sarana produksi sebanyak 285, (6%) diantaranya tidak memenuhi ketentuan (umumnya terkait higiene sanitasi);
  2. Pemeriksaan terhadap sarana pelayanan kesehatan sebanyak 255 sarana pelayanan kesehatan dan rumah sakit tidak memenuhi ketentuan dari sisi administrasi saja.

Pendampingan kepada 59 pelaku usaha/UMKM pangan olahan, obat tradisional dan kosmetik dalam rangka pengajuan ijin edar produk, sebanyak 20 (duapuluh) produk lokal telah berhasil mendapatkan nomor ijin edar/notifikasi dari Badan POM.

Pada 2019 BBPOM di Mataram telah menindaklajuti pelanggaran di bidang obat dan makanan secara projustisia /penegakan hukum dengan jumlah 11 perkara, Sebanyak 9 perkara P21 dan sudah tahap 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti) dan 2 kasus tahap 1 (penyerahan berkas ke JPU).

Pemberian KIE Obat dan Makanan dilaksanakan dalam bentuk program/kegiatan intervensi keamanan pangan Desa Pangan Aman untuk pemberdayaan masyarakat desa dalam dalam pengawasan keamanan pangan termasuk komunitas pelaku usaha desa sehingga nantinya mampu melakukan pengawasan pangan di desa secara mandiri.

Pada 2019 ini diintervensi 3 (tiga) desa secara intensif di Kabupaten Lombok Timur, dan sebanyak 76 (tujuh puluh enam) desa di pulau Lombok diintervensi secara terpadu dengan dukungan dana desa selain anggaran dari BBPOM di Mataram.

Baca juga:  Kerjasama, BBPOM Mataram dan Polda NTB Sita Ribuan Obat Ilegal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.