Home General News Andropause, Ternyata Laki-laki Juga Mengalami Menopause

Andropause, Ternyata Laki-laki Juga Mengalami Menopause

0
SHARE
Andropause, Ternyata Laki-laki Juga Mengalami Menopause
Ilustrasi (medium.com).

Mataram, LombokInsider.com – Selama ini banyak yang mengira bahwa hanya perempuan yang mengalami masa menopause atau berhenti dari siklus menstruasi. Namun ternyata tidak demikian, laki-laki juga mengalaminya dan hal ini disebut Andropause.

Andropause adalah kondisi dimana terjadi penurunan hormon testosteron yang berkaitan dengan penuaan. Kondisi ini berbeda dengan menopause pada perempuan, namun demikian memiliki ciri atau gejala yang hampir sama dengan menopause.

Pada menopause wanita, kondisi ini terjadi akibat terhentinya proses ovulasi yang diikuti penurunan hormon dalam waktu singkat.

Sementara itu, andropause pada pria terjadi akibat produksi hormon dan bioavailabilitas testosteron yang menurun secara perlahan dan bertahap.

Karenanya, perubahan fungsi seksual, tingkat energi dan perubahan suasana hati akibat andropause sering terjadi tanpa disadari.

Dikutip dari https://www.klikdokter.com berikut adalah gejala atau ciri-ciri Andropause pada laki-laki:

Gejala Andropause pada Pria

Penurunan hormon testosteron pada pria akan terjadi secara perlahan. Setelah pria berusia di atas 30 tahun, hormon testosteron akan menurun sebanyak 1% per tahun. Akan tetapi, ketika mencapai usia 70 tahun, penurunan testosteron pada pria akan mencapai 50%.

Penurunan Gairah Seksual

Gejala andropause yang paling signifikan pada pria adalah penurunan hasrat untuk berhubungan seksual.

Kondisi ini terjadi sebagai akibat dari penurunan kadar testosteron, yang juga merupakan hormon seks pada pria.

Disfungsi Ereksi

Kadar testosteron yang rendah bisa menyebabkan kemampuan pria untuk melakukan ereksi spontan menjadi sangat berkurang.

Bahkan, pria yang telah menopause juga kesulitan untuk melakukan ereksi dan mempertahankannya. Dalam medis, kondisi ini dikenal dengan istilah disfungsi ereksi atau impotensi.

Gangguan Tidur

Kadar testosteron yang rendah bisa membuat pria mengalami perubahan pola tidur akibat mengalami gangguan tidur.

Beberapa gangguan tidur yang bisa terjadi akibat menopause pada pria, misalnya insomnia dan mudah mengantuk di siang hari.

Perubahan Bentuk Tubuh

Penurunan hormon testosteron sejalan dengan menyusutnya massa otot dan densitas tulang.

Sebaliknya, kadar lemak di dalam tubuh justru meningkat meski nafsu makan terbilang rendah.

Rambut Rontok

Semakin bertambah usia, semakin tinggi pula tingkat kerontokan rambut yang dialami pria.

Ternyata, keaaan ini sejalan dengan penurunan kadar testosteron yang merupakan bagian dari tanda menopause pada pria.

Sulit Mengendalikan Emosi

Kadar testosteron yang terus berkurang seiring usia berbanding lurus dengan kemampuan pria mengendalikan emosinya.

Karenanya, pria yang telah mengalami menopause cenderung akan kesulitan mengendalikan emosi dan suasana hatinya.

Baca juga:  Anda Wanita Umur 45-55, Kenali Gejala Menopause Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.