Home General News Anda Wanita Umur 45-55, Kenali Gejala Menopause Ini

Anda Wanita Umur 45-55, Kenali Gejala Menopause Ini

0
SHARE

Seorang wanita dikatakan mengalami menopause bila menstruasi telah berhenti selama 12 bulan. Menopause didahului dengan munculnya berbagai perubahan pada masa perimenopause, yang disebut gejala menopause.

Untuk lebih memastikannya, atau bila dokter mencurigai adanya penyebab lain dari menopause, dapat dilakukan:

Pemeriksaan FSH (follicle-stimulating hormone) dan hormon estrogen. Menopause ditunjukkan saat kadar FSH meningkat, sedangkan kadar estrogen rendah.

Pemeriksaan TSH (thyroid-stimulating hormone) dan hormon tiroid. Pemeriksaan kadar hormon ini untuk memastikan penderita tidak mengalami hipotiroidisme atau penurunan hormon tiroid, yang dapat menimbulkan gejala serupa dengan menopause.

Penanganan Menopause Secara Mandiri

Menopause tidak membutuhkan penanganan khusus. Penanganan yang dilakukan hanya bertujuan untuk meredakan gejala, yaitu dengan:

  1. Menghindari makanan/minuman tertentu

Makanan pedas dan minuman panas, berkafein, atau beralkohol dapat membuat gejala menopause, seperti hot flashes dan jantung berdebar, menjadi lebih parah.

  1. Mengenakan pakaian tipis berbahan katun

Cara ini dapat mengurangi hot flashes yang dirasakan selama masa perimenopause.

  1. Menerapkan teknik relaksas

Teknik relaksasi yang dimaksud antara lain adalah meditasi, pengaturan napas, yoga, serta taichi. Teknik-teknik ini dapat membantu mengurangi tingkat stres serta mencegah depresi.

  1. Menggunakan pelumas vagina berbahan dasar air
Baca juga:  Wagub NTB: Pembangunan Daerah Butuh Sinergi Seluruh Pihak

Tujuannya adalah untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat vagina yang kering atau atrofi vagina. Jangan menggunakan produk pelumas vagina yang mengandung gliserin, karena berisiko menimbulkan iritasi.

Untuk mencegah penyakit yang dapat timbul akibat menopause, seorang wanita disarankan untuk menjalani gaya hidup sehat. Caranya adalah dengan tidur yang cukup, rutin berolahraga, serta menerapkan pola makan yang sehat.

Pola makan yang dianjurkan adalah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan memperbanyak asupan serat, seperti buah, sayur, atau biji-bijian. Selain itu, batasi asupan lemak, gula, dan minyak. J

ika dibutuhan, konsumsi suplemen kalsium dan vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang. Selain itu, hindarilah konsumsi alkohol, karena bisa menyebabkan sulit tidur.

Sumber: https://www.alodokter.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.