Home Destination News Wisata Gili Matra Menggeliat, Penerapan Prokes Diperketat

Wisata Gili Matra Menggeliat, Penerapan Prokes Diperketat

0
SHARE
Pariwisata Gili Matra Menggeliat, Penerapan Prokes Diperketat
Pariwisata di Gili Matra (Meno, Air dan Trawangan) Lombok Utara (Lotara) terlihat mulai menggeliat, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

KLU, LombokInsider.com – Pariwisata di Gili Matra (Meno, Air dan Trawangan) Lombok Utara (Lotara) terlihat mulai menggeliat, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Menyikapi fenomena tersebut, Polres Lotara standby-kan personel, guna mengawal dan pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kapolres Lotara, melalui Paur Humas Bripka Wiswakarma, Rabu (10/3/21), ditemui di Pelabuhan Penyeberangan Bangsal, Kecamatan Pemenang, mengungkapkan, pengetatan Prokes Covid-19 itu dilakukan mengingat wisman mulai berdatangan ke Gili Matra.

Dari hasil pemantauan, beberapa wisman berkunjung ke Gili Matra menggunakan fast boat (kapal cepat) Istina 03 dan Ekajaya 25.

“Kedatangan mereka kita pantau dan sambut dengan penerapan prokes 5M,” ujarnya.

Disebutkan, setidaknya ada sekitar 50-an wisman yang turun dari dua fast boat di Gili Trawangan. Dimana menurut Wiswa, kedatangan para wisman itu juga akan mengunjungi dua gili lainnya. Bahkan dimungkinkan akan berwisata ke destinasi-destinasi lain di Pulau Lombok.

“Diperkirakan kedatangan wisman ini akan terus bertambah setidaknya sampai 13 Maret besok. Dimana kita semua tahu, di Bali akan melaksanakan Nyepi,” katanya.

Baca juga:  Destinasi Senggigi Terpantau Sepi, Pengelola Wisata Patuhi SE Bupati

“Kepolisian sudah memeriksa dokumen perjalan mereka, termasuk kelengkapan administrasi perjalanan sesuai prokes. Kita apresiasi, para wisman memiliki dokumen lengkap,” imbuhnya.

Dijelaskan, selain memantau kedatangan wisman polisi yang standby juga terus mengimbau dan mengingatkan warga, agar tetap mematuhi Prokes Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, dan menghindari kerumunan (5M).

“Kami ingatkan juga wisman dan masyarakat, agar taat prokes terlebih pada program Kampung Sehat Jilid II ini,” tutupnya. (LI/polda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.