Home Destination News Tinjau KEK Mandalika, Komisi V DPR RI Dukung Pembangunan Infrastruktur di NTB

Tinjau KEK Mandalika, Komisi V DPR RI Dukung Pembangunan Infrastruktur di NTB

0
SHARE
Komisi V DPR RI Dukung Pembangunan Infrastruktur di NTB
Komisi V DPR RI menggelar Kunjungan Kerja Spesifik dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Rabu (4/12).

Praya, LombokInsider.com – Komisi V DPR RI menggelar Kunjungan Kerja Spesifik dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Rabu (4/12).

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Hj. Nurhayati, meninjau langsung perkembangan infrastruktur di kawasan Mandalika.

Mitra kerja Komisi V DPR RI turut membersamai kunjungan tersebut, diantaranya, BUMN, Angkasa Pura, BMKG, Basarnas, Kementerian Perhubungan serta Kementerian PUPR.

Setelah melakukan peninjauan, para rombongan Komisi V DPR RI itu lalu menuju ke D’Max Hotel Praya, Kabupaten Lombok Tengah untuk mendengarkan paparan terkait program dan perencanan pembangunan infrastruktur serta transportasi dari pihak-pihak terkait.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut hangat kunjungan tersebut. Bang Zul sapaan akrabnya, berharap kunjungan ini dapat berkesan dan memberikan manfaat positif bagi NTB.

“Mudah-mudahan di NTB semua bisa selesai, sehingga tujuan tugas spesifik bisa kita penuhi,” ucap Bang Zul.

Bang Zul mengutarakan rasa syukurnya terhadap cepat dan lancarnya pemulihan pasca bencana yang sempat mengganggu pariwisata di NTB. Namun di saat bersamaan, Bang Zul turut menyayangkan melonjaknya harga tiket penerbangan menuju Lombok.

Baca juga:  Sekawan Sejati Menuju Destinasi Wisata Desa Terbaik dan Mendunia

“Alhamdulillah, recovery-nya cepat. Tapi di tengah kecepatan recovery pariwisata itu, tiba-tiba harga tiket pesawat sangat mahal,” ungkapnya.

Menurut Bang Zul, Penerbangan menjadi faktor yang sangat penting dalam pariwisata. Ia kemudian mencontohkan penerbangan Perth-Lombok yang diresmikan beberapa waktu lalu mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang secara signifikan.

“Pariwisata ini sangat tergantung pada penerbangan, jadi tidak ada gunanya kami mempunyai destinasi secara luar biasa, tapi orang susah kesana,” sambung Bang Zul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.