Home Industry News Teddy Yusaldi: Bangun X2 Mandalika Hotel, PT EMP Kucurkan Rp300 M

Teddy Yusaldi: Bangun X2 Mandalika Hotel, PT EMP Kucurkan Rp300 M

0
SHARE
x2 mandalika hotel
Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer (kiri) bersama Komisaris PT Elmar Mitra Perkasa, Teddy Yusaldi (tengah) dan Direktur PT Elmar Mitra Perkasa, Deny Susandi (kanan) saat melakukan Penandatangan LUDA antara ITDC-PT Elmar Mitra Perkasa di Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (20/1).

Mataram, LombokInsider.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan luas sekitar 1.175,23 hektar merupakan kawasan yang dikelola satu badan yakni PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) ini memiliki prospek matang terkait konsep pariwisata yang terintegrasi.

Hal ini diungkapkan oleh Komisaris PT Elmar Mitra Perkasa (EMP), Teddy Yusaldi, tentang KEK Mandalika yang merupakan prioritas pertama dari 10 destinasi yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga pihaknya tertarik untuk menanamkan investasinya di sana.

Baca juga: Menang Kampung Sehat, Desa Kuripan Disiapkan Jadi Kampung MotoGP

Menurut Teddy, PT Elmar Mitra Perkasa (EMP) akan menjadi investor swasta lokal pertama yang akan membangun hotel di kawasan tersebut.

“Alasan lain, secara alam, Mandalika luar biasa, sudah siap dikelola dibanding tempat di sekitaran Lombok lainnya. View Mandalika kita bisa menjadi jualan internasional, pantai yang jernih dengan air dangkal cukup panjang dan berwarna biru kehijauan,” ujarnya di Mataram, Sabtu (21/1).

Teddy menyampaikan, pihaknya akan membangun hotel bintang empat yang bernama X2 Mandalika Hotel seluas 3,2 hektar dan Beach Club seluas 1,1 hektar tepat di dekat Pantai Kuta, Lombok Tengah dengan nilai investasi sebesar Rp300 Miliar.

Baca juga:  Truck Box Pengangkut Sembako Masuk Jurang di Loteng
INDAH. Novotel, Merupakan Salah satu Hotel yang telah Beroperasi di KEK Mandlika, Pantai Kuta yang Indah.

“Rencanannya kita akan membangun minimal 200 kamar dan 10 vila dengan konsep “luxury by design” yaitu hotel boutique, unik, simpel, modern, stylish, sexy, santai, bergaya resort yang natural,” lanjutnya.

Sedangkan, Beach Club yang berada di sebelah hotel akan difungsikan sebagai sarana hangout, atraksi, kuliner, relaksasi, water sport, yang mana juga untuk mengakomodir pengunjung hotel lain yang tidak memiliki akses langsung ke pantai.

Elmar menargetkan groundbreaking hotel dan beach club ini bisa terealisasi pada pertengahan tahun. Dengan begitu, diharapkan awal 2018, Beach Club sudah bisa beroperasi, sedangkan untuk hotel ditargetkan beroperasi pada akhir 2018 atau awal 2019.

“Kita akan berusaha yang terbaik untuk merealisasikan ini supaya KEK Mandalika bisa terbangun,” ucap Teddy. Pembangunan ini sudah pasti akan melibatkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, yang mana akan menyerap tenaga kerja ratusan orang.

Baca juga: Viralnya Bukit Bengkaung, Melihat Indahnya Kota Mataram dari Taman Langit

Sementara itu, Direktur Utama PT Elmar Mitra Perkasa Deny Susandi berharap, X2 Mandalika Hotel dan Beach Club mampu berkontribusi pada kemajuan pariwisata Lombok.

Baca juga:  Perkembangan KEK Mandalika, CSGS UI: Masyarakat NTB Siap

“Dengan dukungan Pemprov, Pemda dan masyarakat, kami bisa membuat Lombok lebih bernyawa dan membangkitkan marwah pariwisata yang lainnya, pada akhirnya Lombok dapat menjadi tujuan utama pariwisata Indonesia bahkan dunia,” kata Denny.

X2 Mandalika Hotel menjadi hotel kelima yang akan dibangun setelah hotel-hotel dari investor asing dan BUMN seperti Novotel dari Australia, Royal Tulip dari Korea, Westin dari Amerika Serikat, Pullman Hotel dari dua BUMN yakni ITDC dan Wijaya Karya.

Sebelumnya, EMP dan ITDC telah menandatangai perjanjian kerja sama Land Utilization Development Agreement (LUDA) di Kantor ITDC, Lombok Tengah, NTB, pada Jumat (20/1). (LI/SP/AA)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.