Home Destination News Sampah Jadi Prioritas Utama Penataan Pariwisata Lombok Barat

Sampah Jadi Prioritas Utama Penataan Pariwisata Lombok Barat

0
SHARE
pariwisata lobar
Silaturahmi para pengusaha (GM) dengan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid yang berlangsung di Puri Mas Restaurant, Kerandangan, Kecamatan Batulayar, Kamis malam, (24/9).

Giri Menang, LombokInsider.com – Sampah harus menjadi prioritas utama penataan pariwisata di Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Hal itu diungkapkan oleh hampir seluruh General Manager (GM) hotel di Lobar yang hadir dalam acara silaturahmi para pengusaha (GM) dengan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid yang berlangsung di Puri Mas Restaurant, Kerandangan, Kecamatan Batulayar, Kamis malam, (24/9).

Salah satu GM yaitu Jonathan Rahabok atau yang biasa dipanggil A Yen, pemilik (owner) Hotel Montana Premiere memberikan solusi terkait pengolahan sampah yang sedang marak menjadi masalah utama penataan Senggigi.

“Bagaimana kalau di Lombok Barat ini dibuat pengolahan sampah, yang mana akan bisa diolah menjadi uang,” ujar A Yen. A Yen pun memberikan saran untuk pengolahan sampah bisa dilakukan daur ulang (recycle).

Baca juga: Wabup Sumiatun Apresiasi Dispar Kembalikan Kejayaan Pariwisata Lombok Barat

“Jika kita me-recycle sampah ini gak usah repot-repot cari pembeli, justru pembelinya akan datang sendiri, bahkan bisa didaur ulang, jadi masyarakat bisa memperdayakannya sehingga masalah sampah bisa di atasi,” saran A Yen.

Baca juga:  Good news! There are Still Rooms Available in Senaru Resort

Bupati Fauzan menyampaikan persoalan sampah bersumber dari hulunya.

“Dari masyarakat, saya yakin sebenarnya banyak dari sampah yang kita temukan itu termasuk yang di Gili Gede, itu sebenarnya dari masyarakat, masyarakat yang membuang ke sungai kemudian berujung ke pantai atau laut,” ujar Fauzan.

Baca juga: Tim Ekspedisi Nusra Bhakti untuk Negeri Siap Eksplorasi Pariwisata NTB

Fauzan mengapresiasi Dinas Parawisata dengan melakukan gotong royong membersihkan pantai yang tujuannya semata-mata tidak hanya untuk kebersihan jalan dan pantai.

“Sebenarnya kita juga ingin tularkan itu kepada masyarakat, untuk menggugah kesadaran masyarakat supaya masyarakat itu sadar bahwa membuang sampah ke sungai itu akan menimbulkan bahaya, tapi ini perlu gerakan yang lebih besar lagi,” ujar Fauzan.

“Itu juga akan ada gerakan lagi, untuk membersihkan setiap minggu saluran-saluran, yang jadi depan nanti itu Dinas Pertanian yang akan melibatkan kelompok petani kita di setiap kecamatan,” lanjut Fauzan.

Baca juga: Menkominfo Pastikan Pembangunan Infrastruktur TIK Mandalika Jadi Prioritas

Menanggapi A Yen, Fauzan menyampaikan informasi tentang pembangunan tempat pengolahan sampah yang akan dilaksanakan pada 2021 mendatang.

Baca juga:  Menyambut Datangnya 2017, Selamat Tinggal 2016

“Ini khusus untuk kecamatan Batulayar, pada 2021 tempat pengolahan sampah akan kami bangunkan di daerah Desa Senteluk, di kecamatan lain basis pendekatan kita itu desa, itu istilahnya 3R, Recycle, Reduce, Reuse,” ungkap orang nomer satu di Lombok Barat ini.

Baca juga: Setelah Senggigi, Giliran Pantai Cemare Lembar Yang Dibersihkan

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten I Setda Lombok Barat Agus Gunawan, Kaban Bappeda Rusditah, Kaban Bapenda H. Akhmad Saikhu, Kadis PU-TR I Made Arthadana, Kadis Pariwisata H. Saepul Akhkam, Kadis Kominfotik Ahad Legiarto, Kadispora Ma’ad Adnan, Ketua Koni Lobar H. Herman, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Lombok Barat H. Lalu Moh Hakam, serta General Manager hotel di kawasan pariwisata Lobar. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.