Home Destination News Sabar! Gagal Tahun ini, MotoGP Mandalika Mundur ke Maret 2022

Sabar! Gagal Tahun ini, MotoGP Mandalika Mundur ke Maret 2022

0
SHARE
Dorna Sport Cek Kesiapan Terakhir Sirkuit Mandalika
Dorna Sport, promotor MotoGP penyelenggara resmi balapan MotoGP, berkunjung langsung ke Sirkuit Mandalika. Didampingi Ketua IMI Pusat Bambang Soesatyo, kunjungan itu untuk memeriksa langsung kesiapan sirkuit. Dorna Sport diwakili Carlos Ezpeleta, Loris Capirossi dan Franco Uncini.

Mataram, LombokInsider.com – Warga NTB diharapkan dapat bersabar, pasalnya Sirkuit Mandalika untuk 2021 dipastikan tidak dapat menggelar MotoGP yang sebelumnya dijadwalkan pada Oktober mendatang, terkait pandemi Covid-19.

Kepastian dan gambaran jelas terkait pelaksanaan even balap motor dunia paling bergengsi yang akan digelar di Mandalika tersebut didapatkan setelah Inspeksi pra-homologasi di Mandalika International Street Circuit oleh perwakilan dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports pada hari Rabu, 7 April 2021 lalu.

Selama proses inspeksi, perwakilan FIM dan Dorna Sports yang disambut Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer dan Chief Executive Officer (CEO) Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah, mengaku terkesan dengan perkembangan proyek Mandalika International Street Circuit serta standar keamanan yang telah diterapkan.

Namun demikian mereka memastikan Sirkuit Mandalika Lombok akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia World Superbike (WorldSBK), atau FIM Motul Superbike, pada 14 November 2021.

Sementara, pelaksanaan event pertama FIM MotoGP atau World Championship Grand Prix atau MotoGP di sirkuit ini direncanakan pada awal musim depan, yaitu pada Maret 2022.

Baca juga:  Pemprov NTB Mulai Menata Landscape Islamic Center

MotoGP masih bisa mengadakan seri di Asia Tenggara menjelang akhir tahun 2021. Tim MotoGP akan mengupayakan untuk mengadakan tes pra-musim di Mandalika International Street Circuit pada periode tersebut. Hal ini sebagai bentuk persiapan keikutsertaan track Mandalika pada kalender 2022.

Kunjungan di Mandalika International Street Circuit dilakukan oleh FIM Grand Prix Safety Officer Franco Uncini, Dorna Race Direction Representative Loris Capirossi dan Dorna Sports Managing Director Carlos Ezpeleta untuk melihat progres pembangunan proyek sirkuit yang terus berlangsung di Pulau Lombok, Indonesia tersebut.

Hal senada disampaikan Gubernur NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah dalam siaran live di TVOne (Kamis siang, 8/4-2021) terkait kesiapan infrastruktur Sirkuit Mandalika sebagai host event balap motor paling ditunggu publik MotoGP dunia itu.

Menurut Gubernur Dr. Zul, dari progres pembangunan sirkuit dan infrastruktur pendukungnya, sebenarnya sudah sangat siap. Even balap motor paling bergengsi tersebut sangat mungkin digelar pada Oktober 2021 ini.

“Bahkan Dorna-pun mengaku puas dengan kondisi sirkuit Mandalika, dan sangat yakin perlombaan bisa dilaksanakan Oktober 2021 ini,” terangnya.

Baca juga:  Gagal Curi Motor, Petani Lobster Babak Belur Dihajar Massa

Tapi jika tetap dilaksanakan pada tahun ini, akan agak berat karena keberhasilan dari event ini, kata Dr.Zul adalah terletak pada kehadiran penonton dan para pecinta MotoGP dari berbagai belahan dunia.

Sementara ditengah Pandemi Covid 19 ini, sebagian besar negara masih menutup pintu kunjungan luar negeri. Sehingga sudah dipastikan dan diputuskan sebaiknya dilaksanakan pada Maret 2022 saja.

Alasannya, kata Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini, karena kita belum yakin Oktober 2021 ini kita sudah benar-benar bisa mengendalikan Pandemi Corona Virus 19.

“Kita tentu sangat ingin perhelatan MotoGP ini sukses sebagai etalase even internasional yang diselenggarakan Indonesia,” tegasnya.

Namun dengan pandemi yang belum sepenuhnya bisa dikendalikan rasanya nggak puas menyaksikan MotoGP jika tak di hadiri para penonton.

“Penonton belum bisa membludak selain karena protokol kesehatan yang ketat juga karena international border di berbagai negara belum sepenuhnya di buka,” terangnya.

“Jadi mending kita tunda sebentar ke Maret 2022, dengan harapan vaksinasi lancar dan covid 19 sudah terkendali dan lingkungan sekitar kita juga lebih hijau dan asri pada Maret ketimbang gersang tandus di Oktober 2021,” pungkas Gubernur (LI)

Baca juga:  Bukit Korea, Destinasi Wisata MTB #1 di Lombok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.