Home Destination News Re-Branding Pesona Keindahan Gili, Ciptakan Destinasi Wisata Yang Berwawasan Lingkungan

Re-Branding Pesona Keindahan Gili, Ciptakan Destinasi Wisata Yang Berwawasan Lingkungan

138
0
SHARE
Tiga Gili yakni Air, Meno dan Trawangan yang di Re-Branding Menjadi Gili Indah, Sebagai Destinasi Wisata Berwawasan Lingkungan.

Mataram, LombokInsider.com – Festival Pesona Gili Indah 2016 ini merupakan re-branding dari Gili Begawe yang selama ini telah menjadi program tahunan dari pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU), bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD). Disbudpar akan membantu Pemkab Lombok Utara dari segi penguatan branding, atraksi dan manajemen programnya. Hal ini disampaikan Kadis Budpar NTB HL. Moh Faozal pada jumpa pers berkenaan dengan Festival Pesona Gili Indah, di Golden Tulip Hotel, Mataram, pada (18/10).

“Tahun ini sengaja kami menampilkan tema konservasi lingkungan hal ini tentunya sebagai jawaban dari beberapa persoalan yang sedang hangat menjadi pemberitaan, dimana isu kebersihan dan konservasi lingkungan di beberapa destinasi wisata menjadi topik pembahasannya,” kata Kadis Budpar NTB HL. Moh. Faozal pada jumpa pers kemarin. Selain itu tentunya hal ini sekaligus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang ke tiga gili untuk berlibur yakni Gili Air, Meno dan Trawangan yang memang telah lama menjadi ikon destinasi wisata dunia di Kabupaten Lombok Utara. Juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pada kebersihan lingkungan destinasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang sedang berlibur di gili.

Jumpa Pers di Golden Tulip Hotel, Persiapan Festival Pesona Gili Indah (18/10).
Jumpa Pers di Golden Tulip Hotel, Persiapan Festival Pesona Gili Indah (18/10).

Acara yang akan berlangsung dua hari pada 5-6 November ini, digelar di ketiga gili tersebut, Gili Trawangan misalnya pada hari pertama akan diadakan Mural Festival mengambil tema Clean-up Beach Campaign, lari 10K Gili Coast Color Run, Sail Pass dari Gili Air (lomba boat), Gili Art Atmosphere, Traditional Performance, Music Reggae, penyerahan medali kepada pemenang lomba lari 10K, penutupan Pesona Gili Indah dan Pesta Kembang Api. Demikian dengan di Gili Air pada hari yang sama akan dilakukan penanaman terumbu karang, Prosesi Gendang Beleq dan Praja Pembawa Terumbu.

Sementara di Gili Meno diadakan Pembukaan Festival, Upacara Adat, Pelepasan anak Penyu (Tukik), Art Camp, Forum Diskusi Pariwisata, Penayangan Film Dokumenter tentang Konservasi Alam dan Lingkungan, Accoustic on the Beach dan Pelepasan Lampion. Kadis Budpar menjelaskan bahwa nantinya diharapkan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat terutama yang ada di tiga gili, untuk ikut berperan secara aktif dalam setiap acara penyelenggaraannya, begitu juga dengan para wisatawan yang sedang berlibur pun akan diajak turut serta meramaikan festival ini. Sedangkan pada hari Minggunya (6/11) akan diadakan acara bersih pantai secara serentak di tiga gili tersebut.

Selaras dengan apa yang disampaikan Kadis Budpar NTB, Kabid Kebudayaan, Arianom dan Kasi Pariwisata, Hafid mewakili Kadis Budpar KLU yang berhalangan hadir menyatakan kesiapan mereka sebagai tuan rumah, sekaligus berterima kasih atas segala dukungan dari Disbudpar dan BPPD NTB untuk suksesnya penyelenggaraan acara ini. “Ini merupakan branding baru dari Gili Begawe sehingga kami akan mempersiapkan diri lebih baik lagi, tentunya dengan dukungan seluruh pihak semoga acara ini nantinya akan berjalan seperti yang diharapkan,” kata kedua orang pejabat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KLU ini. Mereka mengaku bahwa sangat bangga dengan re-branding yang dilakukan pemerintah provinsi sehingga diharapkan akan dapat mengangkat nama ketiga gili atau disebut Gili Indah ini lebih tinggi lagi di taraf Nasional maupun Internasional.

Jumpa Pers, Persiapan Festival Pesona Gili Indah, Dihadiri Disbudpar NTB dan KLU, PHRI, BPPD serta Panitia Acara dan Rekan Jurnalis.
Jumpa Pers, Persiapan Festival Pesona Gili Indah, dihadiri Disbudpar NTB dan KLU, PHRI, BPPD serta Panitia Acara dan Rekan Jurnalis.

Demikian juga dengan Ketua PHRI NTB, Gusti Lanang Patra yang menyatakan pihaknya bersama seluruh hotel dan restoran yang ada di tiga gili telah siap mendukung. “Kami tentunya akan siap menbantu dan mendukung untuk susksesnya acara ini, pelibatan wisatawan yang sedang berada di gili tentunya akan membuat setiap acara jadi lebih semarak,” tuturnya. Selain PHRI, ASITA, HPI, media dan komunitas blogger serta seluruh lapisan masyarakat diharapkan bantuannya untuk mempromosikan acara Festival Pesona Gili Indah yang merupakan branding baru dari Gili Begawe yang sebelumnya.

Rencananya selain konservasi lingkungan diatas, juga akan dilakukan penanaman 1000 bibit flamboyan di Gili Indah, yang merupakan sumbangsih dari komunitas Pawang Rinjani dengan Daulat Pohonnya. Untuk acara lari 10K akan hadir sekitar 60 orang pelari dari seluruh Indonesia, selain peserta dari NTB tentunya, untuk promosi keseluruhan acara beberapa baliho telah dipasang di Bandara Cengkareng, Ngurah Rai dan Lombok International Airport (LIA), serta didalam Kota Mataram dan Provinsi, terlebih lagi di KLU sebagai tuan rumah. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.