Home Destination News Misbach Mulyadi: Jamnas IMI Gawe Besar Promosi Pariwisata, Pemda Harus Peka dan...

Misbach Mulyadi: Jamnas IMI Gawe Besar Promosi Pariwisata, Pemda Harus Peka dan Dukung Penuh!

42
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Rencana even Jambore Nasional (Jamnas) Ikatan Motor Indonesia (IMI)
2019, yang akan diselenggarakan pada 22-25 Agustus di Lombok, NTB, mendapat
support dari sejumlah pihak termasuk praktisi dan pelaku wisata.

Praktisi Pariwisata NTB, H Misbach Mulyadi menilai event
Jamnas IMI di Lombok akan menjadi trigger yang baik untuk membantu
mempromosikan pariwisata Lombok. Apalagi, even tersebut bakal memobilisasi
banyak pengunjung yang menjadi bagian dari peserta Jamnas IMI. Jumlah mereka
bisa sampai 3 ribu orang lebih.

“Ini sangat luar biasa. Pariwisata memang butuh
mobilisasi. Bayangkan mereka anggota IMI se-Indonesia akan berada tiga hari
lebih di Lombok, mereka bisa jalan-jalan melihat destinasi dan berbelanja,”
kata H Misbach, Sabtu (20/7) di Mataram.

Ia menekankan, even yang potensial seperti ini mesti
mendapat support penuh dari semua pihak, termasuk Pemda Provinsi NTB dan Pemda
Kabupaten dan Kota di masing-masing destinasi.

Sebab, rute Touring Merah Putih yang akan dilalui para
peserta Jamnas IMI ini meliputi sejumlah destinasi baik di Mataram, Lombok
Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, hingga Kuta Mandalika di Lombok Tengah yang
menjadi lokasi puncak kegiatan.

Menurut Misbach, Pemda bisa mendukung dengan
kegiatan-kegiatan atraksi seni budaya di venue kegiatan, atau juga bisa
menyambut para peserta dengan jamuan makan bersama.   

“Mestinya pemerintah bisa menjamu mereka, sebagai
bentuk apresiasi bahwa mereka sudah mau berjambore di Lombok. Misalnya dengan
pagelaran atraksi dalam acara gathering, atau jamuan makan. Ini semua Pemda
harus ambil peran,” katanya.

Di Kuta Mandalika sendiri, papar Misbach, Pemda Lombok
Tengah bisa menjamu makan bersama dengan konsep begibung. Hal ini akan turut
mempromosikan budaya lokal, sekaligus memberi pengalaman baru bagi para peserta
Jamnas IMI yang kebanyakan dari luar NTB.

“Jamuan makan dengan konsep begibung misalnya. Ini bisa
dilakukan Pemda Lombok Tengah,” katanya.

Sementara di kawasan Senggigi, tukas Misbach, Pemda Lombok
Barat juga harus jeli menyambut para peserta Jamnas IMI ini. Misalnya
menghidupkan pasar seni Senggigi dengan berbagai atraksi seni budaya yang bisa
dinikmati.

“Teman-teman pelaku wisata di Senggigi juga pasti
mendukung, karena saat ini kan Senggigi cukup sepi ya,” katanya.

Ia berharap kegiatan Jamnas IMI 2019 di Lombok bisa
terlaksana dengan baik, dan menjadi angin segar bagi geliat pariwisata di
Lombok dan NTB secara umum.

“Even-even seperti ini memang harus terus dilakukan di
Lombok. Kita berharap Jamnas IMI ini sukses dan membawa dampak baik bagi sektor
pariwisata kita di NTB,” pungkasnya. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.