Home Lombok Meriah dan Asyik Acara Jelajah Mataram Tapal Batas

Meriah dan Asyik Acara Jelajah Mataram Tapal Batas

122
0
SHARE
Wawali Kota Mataram Mohan Roslikana dan Kikin Roslikana dalam acara Jelajah Mataram Tapal Batas.
Wawali Kota Mataram Mohan Roslikana dan Kikin Roslikana dalam acara Jelajah Mataram Tapal Batas.

Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roslikana dan Ketua GOW Kota Mataram Kinnastri Roslikana tengah mengayuh sepedanya dalam acara Jelajah Mataram Tapal Batal, Sabtu (27/8). (Foto: Dedy Nyem, Humas Kota Mataram)

 

Mataram, LombokInsider.com – Acara sepeda gembira Jelajah Mataram Tapal Batas berjalan meriah dan menyenangkan. Sekitar 300 peserta dengan antusias mengikuti acara bersepeda untuk memeringati Hari Ulang Tahun 71 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun 23 Kota Mataram.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan semoga acara ini bisa menjadi sarana promosi pariwisata Kota Mataram,” H. Mohan Roslikana, Wakil Walikota Mataram saat melepas peserta Jelajah MTB dari Taman Loang Balok, Kota Mataram, Sabtu (28/8) pukul 07.05.

SERU. Para peserta antusias menuju start Jelajah Mataram Tapal Batas.
SERU. Para peserta antusias menuju start Jelajah Mataram Tapal Batas. (Foto: Dedy Nyem, Humas Kota Mataram)

Tampak Kapolres Mataram dan Ketua KONI NTB serta puluhan klub sepeda Kota Mataram, pria dan wanita, mengikuti acara ini. Yang unik adalah anak-anak SDN Kuranji juga mengikuti acara bersepeda yang digagas dan dilaksanakan oleh Komite Olah Raga Nasional Indonesia Kota Mataram dan Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram sebagai upaya untuk memasyarakatkan olah raga bersepeda dan sebagai wahana promosi pariwisata ini.

Setelah dilepas Wakil Walikota, para peserta melintasi jalur pinggir pantai menuju tapal batas terakhir sisi barat dan sisi utara Kota Mataram yakni Pantai Meninting. Sepanjang perjalanan melalui pinggiran pantai sempat terjadi kemacetan karena sempitnya jalan dan banyaknya peserta.

Kemudian dilanjutkan ke arah timur menuju sebelah utara Bandara Ampenan dan keluar melalui Jalan Udayana. Perjalanan dilanjutkan menuju bundaran lingkar selatan menuju Mapak lalu pantai Gading sebelum finish di Loang Balok. Total jarak yang dilalui sekitar 23 kilometer.

KEREN. Wakil Walikota Mataram menyerahkan hadiah utama sepeda kepada peserta. (Foto: Dedy Nyem, Humas Kota Mataram)
KEREN. Wakil Walikota Mataram menyerahkan hadiah utama sepeda kepada peserta. (Foto: Dedy Nyem, Humas Kota Mataram)

Para peserta tampak menikmati acara ini. Sepanjang perjalanan mereka tak henti bercanda dan sibuk mengambil gambar. Setelah menginjak pedal melewati jalan-jalan sepanjang tapal batas Kota Mataram selama sekitar dua jam, para peserta tiba kembali di Taman Wisata Loang Balok dan disambut hiburan musik. Acara ditutup dengan pengundian hadiah.

“Dengan melintasi tapal batas Kota Mataram, para peserta diperkenalkan dengan geografi Kota mataram sehingga bisa lebih memahami dan menyintai Kota Mataram, kemudian membantu mepromosikannya. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang memeriahkan acara ini,” kata Mansyur, Ketua Panitia, yang juga Sekretaris KONI Kota Mataram.

Loang Baloq merupakan destinasi wisata yang unik yakni merupakan perpaduan antara destinasi makam nenek moyang dan destinasi pantai dalam satu lokasi. Selain itu, destinasi ini dekat dan mengasyikkan, serta murah meriah. Karena itulah banyak orang mengunjungi obyek wisata ini.

Destinasi wisata Pantai dan Makam Loang Baloq terletak di Tanjung Karang, di jalur lingkar selatan, bagian barat Kota Mataram. Loang Baloq dalam Bahasa Sasak berarti lubang makam buyut. Dinamai demikian karena ini sejatinya adalah lokasi makam.

Keistimewaan makam Loang Baloq ini dikarenakan adanya makam ulama Maulana Syekh Gaus Aburrazak, seorang ulama dan pendakwah agama Islam yang berasal dari Baghdad Irak yang menyebarkan agama Islam dari Palembang lalu kemudian singgah di Lombok. (LI/KM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.