Home Destination News Lombok Segera Buka 4 Destinasi Wisata Secara Bertahap

Lombok Segera Buka 4 Destinasi Wisata Secara Bertahap

60
0
SHARE
4 destinasi wisata di Lombok segera dibuka (3 Gili, Rinjani, Mandalika dan Senggigi).

Mataram, LombokInsider.com – Pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat telah terdampak Pandemi Virus Corona sejak pertama kali diumumkannya pasien pertama yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada akhir Maret lalu.

Sejak saat itu bidang pariwisata yang sebelumnya merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar di Indonesia dan PAD di Provinsi NTB, termasuk yang paling terdampak. Usaha penyangga pariwisata seperti; travel, ekonomi kreatif, katering dan perhotelan banyak yang tutup, karena jika beroperasi juga tidak bisa menghasilkan.

Empat bulan berlalu, masa menuju normal baru atau new normal mulai dijalankan. Pemerintah Provinsi NTB akan segera membuka empat destinasi wisata yang ada di Lombok secara bertahap.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL. Moh. Faozal saat mengikuti rapat bersama Wakil Gubernur NTB dan ASITA di Mataram, Rabu (24/6/20).

Faozal menyampaikan kesiapan beberapa titik destinasi wisata yang dibuka secara bertahap dengan beberapa penyesuaian di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Ada empat destinasi yang siap dibuka, tadi ibu Wagub menyampaikan sangat berhati-hati membuka objek wisata, yang utama adalah penerapan protokol kesehatan. Artinya, pembukaan destinasi bersamaan dengan penerapan protokol kesehatan,” kata Faozal.

Empat destinasi yang secara bertahap dibuka tersebut yakni Tiga Gili, Rinjani, Mandalika dan Senggigi. Keempat destinasi tersebut memiliki penyesuaian-penyesuaian untuk menghindari penyebaran Covid-19 di destinasi tersebut. Penyesuaian yang dilakukan antara lain tidak dibukanya kolam renang, tidak diizinkannya pesta dan hal lainnya yang menimbulkan keramaian.

Faozal mengatakan bahwa saat ini NTB fokus untuk wisatawan domestik mengingat banyak negara luar yang belum membuka penerbangannya. “Kita tidak bicara mancanegara untuk saat ini, oleh karena itu, untuk saat ini domestik adalah pasar yang akan kami coba,” kata Faozal.

Kadispar NTB ini mengungkapkan bahwa dua jalur masuk dari luar NTB yakni bandara BIZAM dan Pelabuhan Lembar disiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, kendaraan angkutan yang beroperasi juga diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan pengawasan dari pemerintah.

Untuk destinasi pertama yang dibuka yaitu tiga gili, Faozal mengatakan bahwa hanya ada satu pintu masuk menuju tiga gili tersebut. Tentunya pintu masuk tersebut dijaga dengan ketat oleh petugas gabungan yang akan memastikan wisatawan yang akan ke tiga gili dalam keadaan bebas dari Covid-19.

“Kita hanya izinkan satu pintu masuk yaitu bangsal, untuk keluar masuknya orang atau barang, disitu kita siapkan tim, untuk mengecek wisatawan. Kita punya satu pos yang terdiri dari petugas KKP, imigrasi, kesehatan dan lainnya,” terang Faozal.

Ia menambahkan juga di masing-masing gili, baik itu gili meno, gili terawangan, dan gili air sudah disiapkan klinik untuk wisatawan yang membutuhkan layanan kesehatan. Faozal berharap wisatawan domestik dapat memenuhi obyek wisata di NTB agar provinsi yang dikenal indah ini dapat kembali normal. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.