Home Destination News Kunjungan Wisman Melonjak, Gubernur Ajak Warga NTB Untuk Optimis

Kunjungan Wisman Melonjak, Gubernur Ajak Warga NTB Untuk Optimis

79
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Pasca Gempa Bumi 2018 lalu, saat ini pariwisata di NTB mulai pulih. Hal ini dapat dilihat dari semakin tingginya angka kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke NTB, khususnya dari Australia.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah,
Kamis (3/10) dalam akun media sosialnya. Gubernur mengungkapkan kebanggaannya
melihat laporan angka kunjungan wisata ke NTB. Data yang dihimpun Imigrasi
Bandara Internasional Lombok, terlihat adanya peningkatan jumlah wisatawan asal
Australia yang sangat mengesankan.

“Senang melihat laporan bahwa pariwisata kita
Alhamdulillah sudah menggeliat, on the right track,” katanya.

Mengutip data imigrasi tersebut, Gubernur menyampaikan, pada
bulan Agustus – September 2019, angka kunjungan wistawan ke NTB sudah bisa
lebih tinggi dibandingkan dengan angka kunjungan pada bulan Agustus – September
2018.

Direct Flight
dari Perth Australia ke Lombok membuat lonjakan pariwisata dari Australia ke
Lombok jadi luar biasa! Bayangkan kalau ada Direct Flight dari Melbourne dan Sydney ke Lombok akan lebih ramai
lagi daerah kita ini,” ujarnya.

Untuk itu, Gubernur mengajak masyarakat NTB untuk tetap
optimis, dan mempersiapkan diri dalam menyongsong kemajuan industri pariwasata.
Tentunya, dengan peningkatan SDM generasi muda yang ada di NTB, agar tidak jadi
penonton di daerah sendiri.

“Ayo optimis kita songsong masa depan sambil terus
menyiapkan diri untuk tak jadi penonton,” pintanya.

Ia menambahkan, angka kujungan wisatawan yang paling
melonjak tajam dari Australia, yang mencapai 425 persen. Dengan perbandingan
angka kunjungan wisatawan Australia pada tahun 2018 (Januari – September)
sebesar 2.633 orang, sedangkan pada tahun 2019 sebesar 13.814 orang.

“Wisatawan dari Australia bahkan melonjak sampai 425
persen!” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa persoalan memajukan industri
pariwisata, tidak hanya semata menata atau mendandani destinasi wisata saja.
Namun persoalan yang lebih mendasar, yakni infrastruktur sebagai akses untuk
menuju lokasi sangat penting untuk dibangun. Karena seindah apapun destinasi
yang kita miliki kalau akses untuk menuju kesana susah, maka wisatawan enggan
untuk mengunjunginya.

“Ini menjelaskan bahwa masalah memajukan pariwisata itu
bukan semata persoalan mendandani pantai dan Gunung..tapi akses dan kemudahan
menuju lokasi sangat penting! Untuk tak menyebutkannya paling penting,”
jelasnya.

Salah satu contoh kongkretnya dengan adanya Direct Flight
dari Perth, Australia ke Lombok, telah membuat lonjakan angka kunjungan dari
Australia ke NTB. Hanya dengan satu Direct Flight saja, sudah memiliki dampak
yang sangat luar biasa terhadap industri pariwisata di NTB. Ia membayangkan
jika infrastruktur dan Direct Flight ke NTB terus ditingkatkan, maka akan
begitu besar dampaknya terhadap peningkatan kunjungan Wisman ke NTB.

 (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.