Home Destination News Kisah Inaq Maryam, di Tengah Mega Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika

Kisah Inaq Maryam, di Tengah Mega Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika

0
SHARE
Kisah Inaq Maryam, di Tengah Mega Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika
Insert: Inaq Maryam (50), salah seorang pedagang kaki lima di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Ia berjualan di pinggir jalan ditengah hilir mudik kendaran proyek yang bekerja untuk mega proyek sirkuit MotoGP Mandalika.

Praya, LombokInsider.com – Inaq Maryam (50), adalah salah seorang pedagang kaki lima di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Ia berjualan di pinggir jalan ditengah hilir mudik kendaran proyek yang bekerja untuk mega proyek sirkuit MotoGP Mandalika.

Jalan raya didepannya terlihat basah berlumpur bekas banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Tepat dibelakangnya, kendaraan berat beroperasi siang dan malam untuk menyelesaikan pembangunan sirkuit kebangaan masyarakat Indonesia tersebut.

Sesekali pekerja proyek terlihat memesan kopi sambil beristirahat di warungnya.

Ditemui redaksi LombokInsider.com di lokasi jualannya, Ia bercerita tentang rumahnya yang berada dalam lingkar mega proyek Sirkuit Mandalika yang rencananya akan mulai digusur sebagai arena pacu balap kuda besi tersebut dalam satu atau dua bulan mendatang.

“Rumah saya di Ujung Daye. Masuk kawasan sirkuit. Informasinya akan digusur dalam satu atau dua bulan kedepan,” katanya.

Menurutnya, kendati penggusuran sudah didepan mata, uang ganti rugi kepemilikan rumah dan lahan belum dibayarkan oleh pemerintah, dalam hal ini pihak ITDC sebagai pengelola kawasan.

Baca juga:  Mantap, Lombok Kembali Terpilih sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik di Indonesia

Ia hanya bisa pasrah menunggu ketentuan pemerintah perihal ganti rugi tersebut, hingga saat ini belum mengetahui berapa pembayaran yang akan diterima nantinya.

“Saya hanya bisa menunggu pembayaran ganti rugi. Entah berapa saya dibayar tujuh puluh atau seratus juta,” ujarnya.

Uang ganti rugi tersebut rencananya akan ia gunakan untuk membeli sebidang tanah untuk rumah sebagai tempat tinggalnya yang baru.

Ia berharap pemerintah segera membayar ganti rugi tersebut agar bisa merencanakan tempat tinggal yang baru dengan lebih baik.

Seperti diketahui, pemerintah sedang mengejar target pembangunan sirkuit sampai dengan Juni 2021 untuk membuka peluang menjadi salah satu venue gelaran MotoGP 2021.

Berdasarkan rilis kalender MotoGP 2021, Sirkuit Mandalika masuk sebagai Reserve Venue, cadangan. Hal ini disebabkan salah satunya karena pembangunan sirkuit yang masih dalam proses, atau belum tuntas seratus persen. (LI/uj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.