Home Destination News Jalan Lubang dan Berbatu, Menuju Indahnya Air Terjun Mata Jitu

Jalan Lubang dan Berbatu, Menuju Indahnya Air Terjun Mata Jitu

60
0
SHARE
Air Terju Mata Jitu di Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa.

Sumbawa, LombokInsider.com – Wisata air terjun yang ada di Pulau Lombok dan Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini sedang menjadi tujuan favorit para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Ada ratusan air terjun di kedua pulau tersebut, salah satunya adalah Air Terjun Mata Jitu, yang ada di Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa.

Air terjun ini sudah cukup dikenal, karena konon Lady Diana, istri Pangeran Charles dari Inggris pernah mengunjunginya pada 1993 silam. Oleh karena itu masyarakat sekitar pun menjuluki air terjun ini dengan sebutan “Queen Waterfall”.

Pemandangan asri dengan pepohonan hijau alami membuat Air Terjun Mata Jitu menjadi primadona di Pulau Moyo. Air terjun yang telah menjadi bagian cagar alam Indonesia ini konon telah terbentuk jutaan tahun lalu. Perpaduan air terjun yang berwarna hijau, seakan-akan menghipnotis Anda untuk menceburkan diri dan bermain dalam air terjun ini.

Air Terjun Mata Jitu memiliki empat undak dan tujuh kolam. Oleh penduduk setempat, “mata jitu” diartikan sebagai mata air yang jatuhnya tepat mengenai kolam di bawahnya.

Seperti air terjun lainnya, perjalanan menuju Mata Jitu tidaklah mudah, kita harus melewati jalan lubang dan berbatu selama kurang lebih 20 menit dengan ojek dari pangkalannya di Labuhan Aji Pulau Moyo.

“Setelah mengunjungi Air Terjun Mata Jitu tadi, kami mendapat masukkan dari teman-teman travel mengenai akses menuju kesana yang masih memprihatinkan,” kata Ahmad Ziadi, Ketua Ketua Asoiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) NTB, Ahmad Ziadi, pada Selasa (2/3/20), setelah membawa rombongan peserta Lombok Travel Mart (LTM) 7 mengunjungi salah satu air terjun terindah di Pulau Sumbawa ini.

Dengan keadaan akses jalan yang berlubang dan berbatu ini, tentunya membuat wisatawan kurang nyaman, kecuali memang yang memiliki jiwa petualang.

Terkait hal ini Ahmad Ziadi menjelaskan bahwa pada 2020 ini, Pemprov NTB akan segera memperbaiki akses jalan menuju kesana. “ASPPI sudah berdiskusi dengan Gubernur dan Kadispar NTB, Pemprov NTB berkomitmen membantu memperbaiki akses jalan ini,” jelas Ziadi.

Lebih lanjut Ahmad Ziadi mengatakan bahwa setelah menyaksikan langsung keindahan Air Terjun Mata Jitu ini, para buyer yang datang pada LTM-7 ini siap datang kembali untuk membuat paket tour dan membawa tamunya ke Pulau Moyo.

Ketua ASPPI ini berharap bahwa wisatawan tidak hanya ke Pulau Moyo jika ke Sumbawa, karena masih banyak destinasi-destinasi lain yang dapat di eksplor.

“In Syaa Allah dalam waktu dekat ini saya minta teman-teman buyer untuk kembali dengan membawa tamu, karena destinasi di Sumbawa ini tidak hanya Moyo. Masih banyak yang bisa di eksplor dan harus di ekspose agar lebih dikenal,” ujarnya.

Tahun ini “The Magical Moyo” memang menjadi tema dari LTM-7. Acara ini memang dimaksudkan untuk mengangkat destinasi wisata di Sumbawa, khususnya Pulau Moyo dengan air terjun dan spot diving atau snorkelnya.

Ziadi berharap dukungan pemerintah dan sinergi seluruh pihak terutama para pelaku wisata untuk terus bergerak sebagai “tourism souldier” dengan kapasistasnya masing-masing dalam mempromosikan pariwisata di Pulau Sumbawa. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.