Home Destination News Halal Tourism Conference, Menteri Pariwisata Puji Wisata Halal NTB

Halal Tourism Conference, Menteri Pariwisata Puji Wisata Halal NTB

26
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu daerah andalan Indonesia untuk pengembangan wisata halal dunia. Bahkan, daerah yang memiliki Gunung Rinjani dan Tambora ini dikenal jago dalam hal pengembangan muslim friendly tourism.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya di
hadapan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menghadiri The
International Halal Tourism Conference
, di
Hotel Golden Palace,  Kota Mataram,
Kamis (10/10) malam.

Menpar menuturkan, sebelum ditetapkan sebagai destinasi
wisata halal, pembangunan wisata di NTB berjalan lamban. Termasuk, jumlah
wisatawannya juga masih sekitar satu juta orang. Namun, setelah memenangkan
penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia dan Destinasi
Honeymoon terbaik dunia, pariwisata NTB mengalami peningkatan yang signifikan.

Bahkan pada 2016 lalu, Indonesia meraih 12 dari 16
penghargaan di bidang pariwisata pada ajang World Halal Travel Awards di Unites
Arab Emirates. Dan Lombok-NTB mendapatkan paling banyak penghargaan.

“Lombok menerima paling banyak penghargaan. Lombok
menerima tiga penghargaan, yaitu World Best Halal Beach Resort, World Best
Halal Honeymoon Destination dan World Best Halal Travel Website,” katanya
di hadapan ratusan peserta konferensi yang dibuka Ketua Majelis Ulama Indonesia
(MUI) sekaligus Wakil Presiden terpilih Republik Indonesia, Prof. Dr. KH.
Ma’ruf Amin.

Selain itu lanjutnya, pada 2019 ini, NTB dinobatkan sebagai
destinasi wisata halal terbaik di Indonesia, versi Indonesia Muslim Travel
Index.

Ini katanya menunjukkan NTB memang jago dalam hal wisata
halal. Selain itu katanya, NTB mengalami lompatan jumlah wisatawan yang
berkunjung ke NTB.

“Sebelumnya hanya tumbuh dua persen. Begitu dapat the
world best halal award, Ia melompat tajam, 32 persen. Wisatawan domestiknya
juga melompat tajam, 47 persen.”

Ia juga menjelaskan jumlah wisatawan, baik mancanegara
maupun domestik, dari tahun ke tahun, terus mengalami peningkatan. Bahkan pada
tahun 2020, jumlah wisatawan yang ke NTB ditargetkan 4,5 juta orang.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah
mengungkapkan komitmennya untuk terus mengembangkan wisata halal di NTB.
Apalagi NTB memiliki eksotisme dan aura yang berbeda dibanding daerah lain di
Indonesia, bahkan dunia.

“Banyak wisatawan yang kami temui, dari Australia, dari
Korea mengatakan ketika datang ke Lombok, mereka merasakan aura yang berbeda.
Banyak hal yang lebih indah. Lebih utama, eksotisme Lombok ini memang luar
biasa,” jelasnya disambut tepuk tangan para peserta konferensi.

Bang Zul, sapaan akrab Gubernur itu, juga menjelaskan Islam sangat
compatible dengan wisata. Apalagi wisata halal yang saat ini menjadi gaya hidup
sebagian besar masyarakat dunia.

Orang nomor satu di NTB itu juga mengungkapkan seluruh
perangkat infrastruktur untuk terus memajukan wisata halal di NTB ini. Salah
satunya adalah Bank NTB Syari’ah.

Dulu tuturnya, banyak yang meminta agar Bank NTB itu tidak
menjadi Bank Syariah. Atau setidaknya ditunda dulu. Sebab bisa mengancam
keberagaman yang ada di NTB. Namun, yang terjadi saat ini adalah sebaliknya.
Kinerja seluruh karyawan, termasuk yang beragama Hindu, Kristen dan lainnya
mengalami peningkatan.

Menurut Gubernur, hal ini memperlihatkan aspek yang
menakjubkan dari transformasi Bank NTB menjadi Bank NTB Syariah. Transformasi
ini, menurutnya telah membuat kinerja seluruh pegawainya membaik.

Karena itu, Gubernur mengajak semua pihak, termasuk MUI,
untuk terus memajukan wisata halal di NTB. Ia berharap ke depan akan ada direct
flight
dari berbagai negara untuk
mengakselerasi pembangunan wisata di NTB. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.