Home Destination News Gelar Gili Menggawe Festival, Pemkab KLU dan Pelaku Wisata Ingin Pariwisata Jadi...

Gelar Gili Menggawe Festival, Pemkab KLU dan Pelaku Wisata Ingin Pariwisata Jadi Sektor Unggulan

99
0
SHARE

Tanjung, LombokInsider.com – Pelaku pariwisata di Gili Indah (Trawangan, Meno dan Air) bersama Pemerintah
Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali menggelar acara Gili Meggawe Festival yang
telah dibuka pada Sabtu (15/6) lalu. Berbagai kegiatan digelar untuk
memeriahkan acara yang telah menjadi agenda tahunan yang dihajatkan untuk
menarik minat wisatawan datang berkunjung ke tiga gili tersebut.

Bupati KLU, Najmul Akhyar saat memberikan sambutan pada
acara Gili Menggawe Festival mengatakan bahwa pihaknya menginginkan sektor
pariwisata dapat menjadi sektor unggulan utama bagi KLU.

“Kami berharap pariwisata dapat menjadi sektor unggulan
utama bagi KLU, karena kita memiliki banyak potensi destinasi yang sangat
diminati oleh wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara,” kata Najmul.

Bupati juga meminta dukungan seluruh pihak untuk dapat
menjaga kondusifitas investasi yang masuk ke KLU, utamanya di sektor
pariwisata. Menurutnya jika pariwisata sudah menjadi sektor unggulan, maka
sektor lain dapat mendukung perkembangannya dan keadaan akan segera pulih
seperti sebelum gempa.

“Jika kita buat sebuah piramida maka dipuncaknya itu adalah
sektor pariwisata dan dibawahnya adalah sektor lain sebagai pendukungnya. Maka
jika mereka mendukung pariwisata maka pasarnya akan sangat terbuka luas,” ujar
Najmul.

Belum lama ini menurut Najmul, pihaknya juga di undang ke Australia untuk berbicara tentang potensi KLU, khususnya pariwisata di hadapan para pimpinan daerah disana. Hanya saja, Bupati KLU ini menyatakan pihaknya belum memutuskan bisa hadir atau tidak.

Sementara, ketua panitia Gili Meggawe, Andre Yosarido menjelaskan berbagai kegiatan yang memeriahkan even tahunan di Gili Indah ini.

“Konsep Gili Menggawe ini adalah pasar rakyat, yang berhubungan dengan kesenian dan kebudayaan. Selain itu ada pasar kuliner, slow cook dan yoga, Gili Air triathlon juga program bersih pantai yang merupakan dukungan kami terhadap program zero waste dari Pemerintah Provinsi NTB,” jelas Andre Yosarido.

Lebih lanjut menurut Andre akan ada juga Gili Food Festival
yang didukung oleh chef-chef professional di tiga gili. “Masakan yang akan
diangkat adalah Sate Tanjung, nantinya akan dibuat berbentuk gunungan dari Sate
Tanjung yang diiringi masyarakat berbaju adat KLU dan juga Gendang Beleq,”
lanjut Andre.

Kepala Desa Gili Indah, Suburudin, mengatakan bahwa momen
Gili Menggawe ini sekaligus sabagai wujud dari telah bangkitnya pariwisata di
Gili Indah (Trawangan, Meno dan Air).

“Alhamdulillah acara ini dapat kami gelar dengan dukungan
berbagai pihak, terutama para pelaku dan pengusaha wisata yang ada di 3 gili,
pemerintah dan juga sumbangan dari masyarakat, baik moril maupun materiil,”
kata Suburudin.

Suburudin menambahkan bahwa acara ini dikemas sedemikan rupa
sehingga akan banyak menarik wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara yang
kebetulan berwisata di Gili Indah atau juga yang belum pernah datang.

“Kami ingin agar acara ini gaungnya lebih besar hingga
keluar Lombok, nasional atau bahkan internasional. Sebelumnya kami banyak
melakukan diskusi bersama investor di gili dimana mereka juga membantu
mempromosikan acara ini di luar negeri, sehingga beberapa wisman yang hadir
memang ingin melihat langsung acara ini,” imbuhnya. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.