Home Destination News Fokus pada Pengembangan Wisata Halal, Poltekpar Lombok Lakukan Penelitian Institusi

Fokus pada Pengembangan Wisata Halal, Poltekpar Lombok Lakukan Penelitian Institusi

152
0
SHARE
Poltekpar Lombok Menggelar Seminar hasil Penelitian Institusi di Hotel Santika Mataram, Sabtu (14/12).

Mataram, LombokInsider.com – Poltekpar Lombok menggelar seminar hasil penelitian institusi di Hotel Santika Mataram, Sabtu (14/12). Dua penelitian telah dilakukan oleh kelompok peneliti Poltekpar Lombok. Ke dua penelitian ini fokus pada pengembangan pariwisata halal di NTB.

Direktur Poltekpar Lombok Dr. Hamsu Hanafi, MM mengatakan bahwa selama 2019 ini, Poltekpar Lombok telah melakukan 14 penelitian. Terdiri dari 2 penelitian institusi, 4 penelitian kelompok dan 8 penelitian mandiri.

“Penelitian ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah. Ada sekitar 1,8 miliar wisatawan muslim dunia dan ini adalah pasar potensial yang dapat direbut oleh Lombok. Bagi institusi, hasil penelitian ini juga mendapatkan out put dan out come yang diharapkan,” jelas Hamsu.

Penelitian yang pertama “Strategi Promosi Pariwisata Halal Indonesia”. Penelitian ini membahas tentang strategi promosi pariwisata halal dengan kajian komparasi di beberapa daerah di Indonesia dan Singapura. Menghasilkan strategi pemasaran pariwisata halal di Lombok.

Sedangkan penelitian ke dua dengan judul “Ekspektasi dan Pengalaman Berwisata Dalam Menilai Kepuasan Wisatawan Muslim pada Destinasi Pariwisata Halal Lombok”. Penelitian ini membahas tentang bagaimana kepuasan wisatawan asing dan nusantara terhadap pariwisata halal di Lombok.

“Penelitian ini mengambil sampel 712 wisatawan asing dan nusantara sehingga beberapa rekomendasi yang dihasilkan untuk meningkatkan apa saja yang menjadi temuan dalam penelitian,” lanjutnya.

Temuan dari ke dua penelitian yang telah dipaparkan mendapat tanggapan dari reviewer bahwa penelitian ini kedepan harus disempurnakan lagi sehingga hasil yang dicapai dapat menjadi sebuah literatur akademik.

“Diharapkan penelitian ini juga dapat menjadi sebuah acuan bagi pariwisata halal dengan melakukan sebuah consensus bagi stake holder terkait,” tegas Hamsu. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.