Home Lombok Festival Mentaram 2016, Dimeriahkan Parade Seni-Budaya dan Pasar Kuliner

Festival Mentaram 2016, Dimeriahkan Parade Seni-Budaya dan Pasar Kuliner

0
SHARE
Pembukaan Festival Mentaram oleh Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, Kamis (24/11). di Lapangan Sangkareang, Mataram.

Mataram, LombokInsider.com – Festival Mentaram 2016 resmi dibuka oleh Walikota Mataram H. Ahyar Abduh Kamis Sore (24/11), di Lapangan Sangkareang pembukaan berlangsung meriah dengan parade seni dan budaya, peserta yang tampil dari seluruh kabupaten/kota di Lombok, juga dari Sumbawa ikut berpartisipasi meramaikannya. Pada sambutannya H. Ahyar Abduh sangat bersyukur dan berterima kasih, karena walaupun sempat tertunda dan diundur dari pelaksanaan awal yakni pada Agustus lalu, karena kesibukan MTQN, akhirnya Festival Mentaram berhasil digelar.

Gendang Beleq, Budaya Lombok ikut Meramaikan Parade Seni dan Budaya Festival Mentaram 2016.
Gendang Beleq, Budaya Lombok ikut Meramaikan Parade Seni dan Budaya Festival Mentaram 2016.

“Alhamdulillah dan terima kasih atas kerjasama seluruh pihak yang telah mendukung hingga acara pembukaan Festival Mentaram ini dapat berlangsung, acara parade seni dan budaya ini juga sebagai upaya Pemkot Mataram untuk mengangkat dan melestarikan potensi seni dan budaya yang ada di Mataram dan NTB. Selain itu juga sebagai sambutan buat tamu-tamu kita dari seluruh Indonesia yang hadir pada Gelar Teknologi Tepat Guna, yang berlangsung di kawasan Islamic Center,” kata Ahyar. Kegiatan Festival Mentaram akan di pusatkan di Taman Sangkareang dan Udayana.

Baca juga:  Tanam 1.000 Bibit Durian di Mareje Timur, Bupati Lobar: Manfaatkan Lahan Untuk Reboisasi dan Bernilai Ekonomis

Ahyar menegaskan bahwa selain parade seni dan budaya sebagai pembukaan, pelaksanaan Festival Mentaram yang akan berlangsung dari 24-26 November, akan diisi dengan pertunjukan kesenian dan pasar kuliner. Panitia telah menyiapkan sekitar 50 stan gratis untuk para peserta yang berasal dari luar Kota Mataram, ada juga stan khusus untuk pengusaha atau perajin di masing-masing Kecamatan. Setiap kecamatan ada stan khususnya, sehingga dapat menampilkan hasil karya masing-masing untuk dijual kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung.

Cuci Beras, Salah Satu Budaya yang masih Bertahan di Lombok.
Cuci Beras, Salah Satu Budaya yang masih Bertahan di Lombok.

Pada parade seni dan budaya, Walikota dan wakilnya sempat terlibat langsung dalam acara Ngurisan dari Kecamatan Sekarbele, yang paling menarik adalah ketika Ahyar melakukan atraksi Ngurek, yang mana atraksi ini dilakukan dengan menusukan benda tajam ke tubuh dan tidak melukainya. Dari hasil rapat beberapa hari sebelum pelaksanaan acara festival ini Kadis Budpar Kota Mataram bersama Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram (BP2KM) dan Event Organizer (EO) acara menjelaskan bahwa festival kali ini akan menghadirkan konsep pertunjukan baru yang diadopsi dari permainan dan kesenian tradisional masyarakat Lombok.

Baca juga:  Kades Bilebante: Pasar Pancingan Membuat Desa Bilebante Semakin Terkenal
Ngurek, Atraksi Budaya yang Cukup Menegangkan, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh juga ikut Beraksi.
Ngurek, Atraksi Budaya yang Cukup Menegangkan, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh juga ikut Beraksi.

Salah satu atraksi kesenian yang akan ditampilkan yakni peresean yang pepadunya berasal dari empat kabupaten/kota di Pulau Lombok. “Peresean ini sifatnya hanya eksibisi untuk memberikan hiburan, bukan untuk tanding menang kalah, nantinya pepadu tidak akan mempertontonkan adegan saling pukul namun lebih ke tariannya. Kita tonjolkan keseniannya bukan kekerasannya sehingga baik untuk tontonan semua orang,” jelasnya H. Abdul Latif Najib usai rapat. Tentunya Festival Mentaram diharapkan akan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang datang ke Mataram, apalagi momennya bersamaan dengan pelakasanaan Gelar Teknologi Tepat Guna.

Sementara Mauren Wenas sebagai (EO) menegaskan, festival ini diharapkan bisa menjadi marwah semua even yang ada di Mataram. “Kami berharap festival ini bisa menjadi marwah terhadap semua even yang dilaksanakan di Kota Mataram,” katanya. Para tamu undangan yang hadir pada acara pembukaan Festival Mentaram antara lain, Gubernur NTB yang diwakili Kadis Budpar NTB, Ketua DPRD Kota dan NTB, Kepala SKPD Kota, Toga dan Toma serta undangan lainnya, lapangan Sangkareang dipenuhi oleh lautan manusia yang ingin menyaksikan secara langsung pembukaan Festival Mentaram ini. (LI/AA)

Baca juga:  27 Pelari Pro Ikut Lomba Lari Lintas Sumbawa, Tambora Challenge 320 Kilometer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.