Home Destination News Mengusung Konsep Three Sunnah, Desa Wisata Mekarsari Diresmikan

Mengusung Konsep Three Sunnah, Desa Wisata Mekarsari Diresmikan

0
SHARE
Mengusung Konsep Three Sunnah, Desa Wisata Mekarsari Diresmikan
Peresmian Desa Wisata Mekarsari Oleh Perwakilan Kepala Dinas Pariwisata NTB dan Kepala Desa Mekarsari, Sabtu (13/3).

Giri Menang, LombokInsider.com – Desa Mekarsari, Kecamatan Narmada diresmikan sebagai desa wisata yang diberi nama Three Sunnah atau Tiga Sunnah. Dinamakan Three Sunnah, karena kawasan wisata seluas 45 are tersebut menyediakan tiga aktivitas sunnah didalamnya, yaitu memanah, berenang dan berkuda, seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Desa Mekarsari, Abdul Satar kepada LombokInsider.com, Sabtu (12/3/21).

“Kami sedang mengembangkan sebuah ekowisata berbasis sunnah, memanah, berenang dan berkuda,” kata pria yang akrab disapa Satar itu.

Desa wisata yang menggunakan anggaran dana desa 2020 tersebut mulai dikerjakan akhir tahun lalu dengan sistem kalaborasi antar pemerintah dan masyarakat setempat, dimana pemerintah menyediakan lahan kemudian fasilitas penunjang dikerjakan oleh masyarakat secara swadaya.

“Kami telah menyiapkan lahan seluas 45 are. Sementara masyarakat menyiapkan fasilitas penunjang seperti kolam renang, tempat memanah, dan kuda secara swadaya,” tutur Satar.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari Sapinah dalam sambutannya di acara peresmian Desa Wisata Mekarsari dan penarikan mahasiswa KKN Universitas Al-Azhar tersebut menyampaikan, bahwa Desa Wisata Mekarsari merupakan salah satu desa wisata yang masuk dalam daftar desa wisata pemerintah daerah Lombok Barat dan provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Desa wisata Mekarsari ini masuk kedalam 50 Desa Wisata Lombok Barat, dan 99 Desa Wisata Provinsi NTB,” ungkap Sapinah.

Lebih lanjut, Ia berharap Desa Wisata Mekarsari dapat menarik pengunjung agar bisa tumbuh dan bekembang.

“Bagaimana menciptakan kunjungan ke desa wisata ini. Dari meningkatnya kunjungan akan tumbuh dan berkembang,” kata Sapinah.

Di acara yang dihadiri perwakilan dari Kepala Dinas Pariwisata NTB tersebut, Ia mengungkapkan bahwa Ia dan jajarannya belum mengetahui keperluan ke depannya. Namun kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan nantinya akan dilengkapi setelah berkembang.

“Saya belum mengetahui keperluan kedepannya, tapi akan dilengkapi setelah berjalan,” jelasnya. (LI/UJ).

Baca juga:  Berhasil Wujudkan Desa Wisata Mekarsari, Rektorat Tarik Mahasiswa KKN UNIZAR Mataram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.