Home Destination News Bendungan Marente Makan Korban, 2 Pelajar Tewas Tenggelam

Bendungan Marente Makan Korban, 2 Pelajar Tewas Tenggelam

0
SHARE
Bendungan Marente Makan Korban, 2 Pelajar Tewas Tenggelam
Dua nyawa melayang di Bendungan Desa Marente Kecamatan Alas, Ahad (14/2/21) sekitar pukul 14.00 Wita. Muhiddin (17) dan Duta Anandata (16)—dua pelajar asal Desa Kokarpit, Kecamatan Alas ini ditemukan tewas tenggelam di lokasi wisata tersebut.

Sumbawa, LombokInsider.com – Lagi, Dua nyawa melayang di Bendungan Desa Marente Kecamatan Alas, Ahad (14/2/21) sekitar pukul 14.00 Wita. Untuk diketahui, informasi dari masyarakat, kasus serupa sudah yang kesekian kalinya terjadi di Bendungan Marente.

Muhiddin (17) dan Duta Anandata (16)—dua pelajar asal Desa Kokarpit, Kecamatan Alas ini ditemukan tewas tenggelam di lokasi wisata tersebut.

Keduanya ditemukan tidak bersamaan dalam pencarian selama beberapa hampir satu jam.

Kapolsek Alas, melalui Kasubbag Humas Polres Sumbawa, AKP Sumardi S.Sos, dalam keterangan persnya, membenarkan adanya peristiwa mengenaskan ini.

“Sebelumnya, kedua korban datang bersama 4 rekannya menggunakan sepeda motor menuju tempat wisata Bendungan Marente pada pukul 12.00 Wita, mereka pun mandi. Namun nahas arus menyeret keduanya ke dasar bendungan. Pihak Polsek tiba di lokasi setelah mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas setempat,” jelasnya.

Bersama masyarakat, anggota melakukan pencarian dan berhasil menemukan sekaligus mengevakuasi keduanya. Korban Muhiddin ditemukan sekitar pukul 14.45 Wita, selang beberapa menit tepatnya pukul 15.05 Wita giliran Dutha Anandata.

Baca juga:  ITDC Fokus Kembangkan The Nusa Dua dan The Mandalika, Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Berkelas Internasional

“Warga sempat memberikan pertolongan pertama mulai dari pompa jantung menggunakan tangan hingga memberikan nafas buatan. Tapi upaya ini tak membuahkan hasil sehingga kedua korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Sumardi.

Selanjutnya jasad kedua pelajar malang ini dibawa ke Puskesmas Alas menggunakan mobil ambulance. Setelah itu menyerahkan kepada keluarga dan orang tua korban untuk dipulangkan ke rumah duka.

“Masyarakat dihimbau untuk waspada dan tetap dalam pengawasan agar kasus tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari,” tutup Kasubbag. (LI/resum)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.