Home Destination News #AyoKembaliKeSenggigi, Ikhtiar dan Investasi Mengembalikan Kejayaan Senggigi

#AyoKembaliKeSenggigi, Ikhtiar dan Investasi Mengembalikan Kejayaan Senggigi

36
2
SHARE

Giri Menang, LombokInsider.com – Senggigi adalah icon wisata bukan hanya dikenal di Pulau Lombok dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tetapi juga di tataran nasional bahkan internasional. Namun, kemunculan pandemi dunia Covid-19 menyebabkan Senggigi sepi pengunjung. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar), beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), para pelaku wisata serta masyarakat berupaya semaksimal mungkin untuk menarik kembali kunjungan wisatawan ke Senggigi.

Salah satunya melalui gerakan berbentuk hastag #AyoKembaliKeSenggigi. Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid melaunching gerakan ini dalam suasana santai menjelang sunset serta diiringi Senam Zumba di Aruna Seaview Senggigi, Senggigi, Ahad (13/9).

“Kita launching gerakan “#AyoKembaliKeSenggigi” dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Pariwisata harus tetap hidup, harus tetap jalan, harus tetap ramai, tetapi juga kesehatan tidak boleh kita abaikan,” ujar Bupati di hadapan sekitar 500 orang peserta senam Zumba.

“Kesehatanlah menyebabkan kita bisa beraktivitas. Saya sangat berharap untuk kita semua dan seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Barat protokol kesehatan Covid-19 adalah harga mati,” tegas bupati pada bagian lain sambutannya.

Bupati Fauzan Khalid juga menyampaikan bahwa sampai dengan akhir 2020 akan banyak event yang diadakan untuk membangkitkan pariwisata Lobar. “In Syaa Allah semuanya akan sukses karena mendapat dukungan semua pihak,” ujar Fauzan.

Sementara, Kepala Dispar Lobar, H. Saepul Akhkam saat ditemui di lokasi acara mengatakan #AyoKembaliKeSenggigi merupakan ikhtiar sekaligus ‘investasi’ untuk mengembalikan Senggigi yang dulu ramai pengunjung.

“Senggigi terus-menerus, sampai akhir tahun (2020) kita menganggap kita berinvestasi seluruhnya, warga Senggigi berinvestasi untuk melakukan promosi untuk menghastag-kan #AyoKembaliKeSenggigi. Hasilnya nanti kita lihat dengan perkembangan global Covid-19,” ujar Akhkam optimis.

Menurut Akhkam, launching #AyoKembaliKeSenggigi melalui Senam Zumba memiliki tiga tujuan. Tujuan pertama yaitu memastikan konsolidasi dan semangat senasib dan sepenanggungan para pelaku wisata yang ada di Senggigi untuk bisa bangkit. Kedua, upaya mensosialiasikan semua kegiatan harus ada inspeksi terhadap protokol kesehatan Covid-19 dengan pemberlakuan SOP yang ketat.

Baca juga: Keren…NTB Terpilih Sebagai Destinasi Halal Terfavorit 2018

“Tujuan ketiga yaitu menjadi suara kepariwisataan secara umum untuk mulai di tengah pandemi harus kreatif. Sport tourism, olaharaga yang dibungkus dengan kepariwisataan menjadi salah satu jalan keluar untuk promosi kepariwisataan kita,” kata Akhkam menyebut tujuan ketiga yang dimaksud.

Dikatakan Akhkam, pandemi Covid-19 tidak ada yang tahu dengan pasti kapan berakhirnya. Namun, kondisi tersebut tidak semestinya mematikan upaya untuk selalu mempromosikan potensi-potensi wisata.

Bahkan, lanjut Akhkam, khusus untuk Senggigi tahun depan direncanakan dibentuk Destination Management Organization (DMO) yaitu pengelolaan kawasan Senggigi yang berkolaborasi dengan multipihak: para pelaku kepariwisataan, industri kepariwisataan, dan masyarakat.

“Harapan kita DMO ini komposisinya 60%:40%, atau 70%:30%, yaitu 70%-nya adalah swasta yang berasal dari masyarakat, dan para pelaku industri, sedangkan 30% hanya unsur pemerintah,” kata Akhkam.

“Karena bagaimanapun kolaborasi kepariwisataan ini sangat penting untuk distrukturalkan. Dengan strukturisasi seperti itu kita akan membuat langkah-langkah kita menuju penataan Senggigi menjadi lebih terlembagakan,” sebut mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Lobar ini.

Dicontohkan Akhkam, tahun ini sudah mulai dilakukan revitalisasi Senggigi. Dalam revitalisasi ini ada lima proyek pembangunan dari Dispar Lobar dan ada juga dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) Lobar.

“Itu dari segi fisik. Dari segi mental pandemi Covid-19 ini justru menjadi semangat bagaimana senasib sepenanggungan itu berakhir pada kolaborasi multipihak terutama para pelaku wisata yang ada di Senggigi,” kata Akhkam.

Dikatakan Akhkam, launching #AyoKembaliKeSenggigi mengundang 18 pengusaha hotel, 17 tempat-tempat hiburan, dan dari SPA dengan rata-rata mengutus minimal 5 orang. Selain itu, dari 31 OPD Lombok Barat juga masing-masing membawa 10 orang.

Protokol kesehatan Covid-19 diberlakukan dengan ketat. Dibantu Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan (Dikes) Lobar diberlakukan protokol yang ketat yaitu para tamu undangan harus melalui tembakan thermogun dan semprotan disinfektan serta menjaga jarak aman.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Hj. Sumiatun, Ketua DPRD Lobar Hj Nurhidayah, Sekretaris Daerah Lobar Dr. Baehaqi, Kepala Dispar Provinsi NTB Lalu Moh. Faozal, para kepala OPD Lobar, para pelaku wisata, APH, ada juga inisiator GEM Group, Lombok Exotic dan undangan lainnya. Acara ini juga didukung di antaranya oleh Bank NTB Syariah dan PDAM Giri Menang (LI)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.