Home Destination News Askar DG Kamis: Sangat Penting, Konsep Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Askar DG Kamis: Sangat Penting, Konsep Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat

42
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Sebagai seorang pelaku pariwisata yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun, Askar DG Kamis sebelumnya banyak berkecimpung di dunia perhotelan, namun saat ini ia mulai beralih kepada pengembangan pariwisata berbasis masyarakat pedesaan.

“Saat ini kami berada pada tahap pembuatan tempat kegiatan untuk mengembangkan konsep baru Pariwisata Berbasis Masyarakat Pedesaan di Indonesia. Sebagai titik awal kami memiliki desa prototipe kami di Pulau Sumbawa dan akan memiliki desa lain di Pulau Lombok juga,” kata Askar di Mataram (1/4).

Hal ini menurutnya sangat penting, karena pada inisiatif ini
memiliki konsep untuk memberdayakan masyarakat seperti kaum muda untuk mengoordinasikan
dan mengelola kegiatan / pengalaman di setiap desa dan para wanita di desa
untuk memulai usaha kecil mereka untuk menghasilkan makanan ringan, kerajinan
tangan, menenun tangan dan lain-lain.

Untuk selanjutnya hal tersebut diatas disajikan kepada
traveler yang mengunjungi desa mereka. Selain itu, rumah mereka akan menjadi
akomodasi khas untuk pelancong dan kuliner asli, otentik, dan lezat akan
ditawarkan kepada pengunjung.

“Kami mendorong orang atau komunitas untuk mengambil peran
aktif terhadap kegiatan ini. Selain itu, kami mencoba membuat masyarakat
memahami betapa pentingnya bagi kita semua untuk melestarikan budaya,
lingkungan, nilai-nilai lokal, cara hidup, serta kuliner lezat yang otentik di
setiap komunitas,” ujar pengusaha kuliner Bandar Sambal ini.

“Sebagian besar program kami adalah kegiatan berbasis
pengalaman bagi semua tamu kami yang datang, untuk mengambil bagian dalam
setiap kegiatan sehingga mereka mendapatkan pengalaman langsung bagaimana
melakukan sesuatu dari masyarakat maka mereka akan mengetahui dan memahami
masyarakat lokal lebih dalam tentang kehidupan, budaya, nilai-nilai mereka,
seni sebagai juga kuliner,” jelas Askar.

Tujuan lain lanjutnya, dari hal-hal yang telah disebutkan di atas adalah mendapatkan tambahan kegiatan dan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat di daerah pedesaan sehingga mereka dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain itu, Askar menambahkan bahwa program ini juga sudah dapat diakses lebih detail infonya di tourism for SDGS, salah satu platform milik UNWTO.

“Inilah efek domino dari pariwisata, yakni berputarnya
perekonomian masyarakat disekitar destinasi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh
masyarakat sebagai pelaku,” tegasnya. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.