Gubernur NTB membuka muktamar Ipqah di Mataram

Mataram, LombokInsider.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan perhatian yang besar kepada santri, qori dan qoriah. Salah satunya adalah memberikan beasiswa kepada lima santri dari seluruh Nusa Tenggara Barat untuk kuliah di Fakultas Kedokteran di Universitas Mataram.

Demikian disampaikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat membuka Muktamar III Tahun 2016 Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah dan HafidzHafidzah (IPQAH)  Indonesia yang berlangsung Rabu, (27/7) di hotel Grand Legi, Mataram.

CENDERA MATA. Prof. Dr. Said Aqil Husein memberikan cendera mata kepada Gubernur NTB.

CENDERA MATA. Prof. Dr. Said Aqil Husein memberikan cendera mata kepada Gubernur NTB.

“Ada banyak keistimewaan menjadi qori-qoriah. Di samping mulia di mata Allah SWT, secara nyata Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat juga telah memberikan penghargaan kepada para qori qoriah. Setiap tahun, ada 5 orang santri, qori/qoriah yang mendapatkan beasiswa di Fakuktas Kedokteran Universitas Mataram, dan program ini telah berlangsung selama lima tahun ini,” kata Gubernur Zainul Majdi.

Gubernur NTB yang juga seorang hafidz ini mengatakan, membaca Al Quran dapat mendamaikan bumi. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dapat memberikan kekuatan positif bagi individu secara biologis maupun psikis, tambahnya.

“Untuk itu, semakin sering para qori-qoriah membaca Al-Quran, maka akan semakin banyak memberikan sumbangan untuk membangun sumber daya manusia,” kata Gubernur yang doktor lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir ini.

Membangun Silaturahmi

Dengan tema “Membangun dan Mengembangkan Moral Bangsa Yang Beradab”, muktamar di Mataram kali ini diikuti oleh peserta dari seluruh provinsi se-Indonesia. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan untuk merajut silaturrahim qori -qoriah seluruh Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Barat dipercaya sebagai tuan rumah pelelaksanaan IPQAH bertepatan dengan pelaksanaan MTQ Nasional XXVI.

Ketua Umum Ipqah Indonesia Prof. Dr. Said Aqil Husein menjelaskan, Ipqah merupakan organisasi yang menghimpun para pencinta Al-Quran.

“Organisasi ini merupakan organisasi mendengar dan membaca Al-Quran. Ukhuwah Islamiyah sangat penting dan memberi makna yang luar biasa bagi para qori dan hafidzh. Itulah salah satu latar belakang muktamar ini diselenggarakan yakni untuk mempererat silaturrahim qori qoriah dan hafidz hafidzah,” jelasnya. (LI/SP)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono