Mataram, LombokInsider.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) NTB resmi menutup gelaran bulan diskon Lombok Sumbawa Great Sale (LSGS) 2019. Kegiatan ini telah berlangsung sebulan penuh sejak 27 Januari – 28 Februari lalu.

“Kegiatan yang sudah berlangsung sejak 27 Januari lalu, menghasilkan nilai transaksi sebesar hampir Rp10,5 miliar. Dimana yang ikut terlibat dalam great sale ini adalah hotel, restoran, tenant modern dan juga UMKM,” jelas HL. Moh. Faozal, Kepala Dinas Pariwisata NTB, saat memberikan laporan.

Meski demikian Faozal mengaku bahwa dengan keadaan seperti sekarang, dampak dari LSGS memang belum maksimal, selain faktor pasca gempa juga tingginya harga tiket dan bagasi berbayar menjadi penyebabnya.

Senada dengan Kadis, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Rosiady Sayuti saat menutup acara ini mengatakan, waktu sebulan rasanya tidak maksimal untuk melaksanakan program ini.

“Waktu yang hanya sebulan rasanya tidak maksimal dan cukup, saya sarankan agar teman-teman industri pariwisata dapat secara mandiri melanjutkan hal sejenis LSGS ini dengan branding yang berbeda,” ujar Rosiady.

Sekda juga memotivasi para pelaku pariwisata agar terus kreatif dalam menciptakan berbagai kegiatan agar dapat menarik minat wisatawan untuk datang ke Lombok dan Sumbawa (NTB).

“Okupansi hotel bisa menjadi indikator yang paling penting, meski memang belum sepenuhnya sesuai dengan harapan. Banyak kegiatan MICE yang belum bisa kita tarik, perlu upaya lebih keras lagi. Namun saya mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan melalui LSGS ini, dimana Dispar, BPPD dan pelaku wisata lain saling sinergi,” jelas Sekda.

Menurutnya kegiatan sejenis great sale ini bisa dikreasikan tidak hanya sebulan, tapi  bahkan sepanjang tahun. “Saya kira kita bisa berkreasi dan inovasi terhadap kegiatan semacam ini, untuk mengatasi saat-saat low season, seperti pada Januari-Februari atau saat bulan Ramadhan. Buatlah program menarik yang memberikan berbagai diskon, termasuk untuk tiket pesawat, agar wisatawan tertarik untuk datang.

Ketua PHRI NTB, I Gusti Lanang Patra mengatakan bahwa ini adalah upaya pemerintah dan pelaku wisata pada saat low season, untuk menarik wisatawan datang berkunjung ke NTB.

“Upaya ini diharapakan mampu mendongkrak kunjungan saat low season, sehingga bisa memberikan dampak yang positif bagi kami para pelaku dan juga UMKM yang terlibat dalam LSGS,” ucap Lanang.

Pada akhir acara panitia melakukan pengundian doorprize dengan hadiah Sepeda Motor, LED TV, Smartphone, Action Camera dan voucher menginap di resort dan hotel berbintag, serta grand prize berupa tiket umroh dari maskapai. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com