Mataram, LombokInsider.com – Pilihan bekerja di luar negeri menjadi alternatif pekerjaan yang paling diminati oleh warga NTB. Hal ini menempatkan NTB di peringkat ke-3 dalam pengiriman TKI. Tenaga Kerja NTB yang bekerja di luar negeri pada 2015 tercatat sekitar 28.000 orang. Dengan tingginya minat warga NTB yang menjadi TKI, Wagub ingin kedepannya Forum Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (FP2TKI) dapat menjadi forum yang strategis untuk bersinergi dengan berbagai stakeholders untuk melindungi TKI.

“Saya harap kepada para TKI yang akan bekerja di luar negeri harus melengkapi berkas atau persyaratan, agar tidak ada peluang bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengeksploitasi TKI kita,” ujar Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si pada saat menghadiri peringatan hari ulang tahun pertama FP2TKI NTB di Hotel Golden Tulip, pada Selasa (5/10).

Ketua FP2TKI Juaini, SH Memotong Tumpeng pada Ulang Tahun FP2TKI yang Pertama.

Ketua FP2TKI Juaini, SH Memotong Tumpeng pada Ulang Tahun FP2TKI yang Pertama.

“TKI adalah sumber devisa, aset negara, aset bangsa dan aset daerah. Sebagai aset negara TKI harus dijaga, diperlihara dan dilindungi,” himbaunya. Mengakhiri sambutannya, Wagub kembali menekankan sebagai aset negara TKI harus mendapat perlindungan, penempatan yang layak, keterampilan yang cukup, daya saing dan kualitas.

Sementara itu, Ketua FP2TKI Juaini, SH menjelaskan lahirnya forum ini adalah untuk mengatasi keresahan akan nasib TKI terhadap kerasnya kompetisi terkait penempatan kerja. Pemerintah Malaysia menerapkan beberapa kebijakan yang cukup memberatkan bagi pemerintah Indonesia, yaitu adanya beban pembiayaan yang harus dibayarkan pihak Indonesia kepada pihak pengguna jasa pihak penempatan Malaysia.

Oleh karena itu, FP2TKI akan melakukan diskusi yang melahirkan rekomendasi untuk menolak pemberlakuan program tersebut. “Kami ingin berperan lebih aktif dengan berbagai pihak dalam upaya melindungi TKI terutama terkait dengan penempatan kerja,” harapnya. (LI/SP)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com