Mataram, LombokInsider.com – Tak dapat dipungkiri bahwa saat ini, pariwisata di NTB semakin berkembang dan maju. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur, H. Muh. Amin, saat memberikan sambutan, sekaligus membuka acara Lombok Sumbawa Night Exhibition yang merupakan rangkaian dari Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2017, di halaman gedung pendidikan komplek Islamic Center, Mataram, Lombok, pada Sabtu malam (19/8).

Pertumbuhan Pariwisata NTB

“Pariwisata kita tahun ini tumbuh sebesar 21.49 persen, ini bukti nyata keberhasilan pariwisata NTB. Terjadi peningkatan, baik kunjungan dari wisatawan dalam dan luar negri,” kata Wagub Amin, saat membuka secara resmi Lombok Sumbawa Night Exhibition.

Peningkatan industri pariwisata, diharapkan juga mampu menunjang bangkitnya industri kreatif lainnya yang relevan dengan pariwisata. “Majunya industri pariwisata, yang kita harapkan bisa tumbuh terus, diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjut Amin.

Menurutnya, meski saat ini sektor pertanian masih menjadi penunjang nomor satu perekonomian NTB. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa dengan penguatan destinasi, promosi dan memperbanyak atraksi, disertai pemasaran yang tepat, maka dapat dipastikan keberhasilan akan diraih pariwisata NTB.

“Daerah lain di indonesia itu sama, menata destinasi dan membangun infrastruktur jalan bersama, dengan demikian suatu kawasan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” tegasnya.

Amin menambahkan, semua Kabupaten Kota diharapkan berkompetisi sehingga bisa punya kreatifitas dan inovasi. Jangan ragu memberikan dukungan anggaran untuk sektor pariwisata.

“Kita punya kreatifitas tapi juga harus pandai memasarkannya. Misalnya cukli, kita ingin bagaimana supaya salah satu produk kita ini unggul dan bahan bakunya tidak sulit diperoleh,” lanjut Wagub.

Demikian pula dengan Sumbawa, Bima dan Dompu, Amin mengatakan bahwa pasti punya produk lokal unggulan yang dapat mendukung daya jual pariwisata. Amin juga mengingatkan bahwa kemajuan industri pariwisata ini, jangan sampai meninggalkan nilai nilai religius kebudayaan kita.

Pariwisata Butuh Dukungan

Target untuk mencapai angka 3,5 juta kunjungan wisatawan pada 2017 ini, dimana 1,5 juta wisman dan 2 juta wisnus, diharapkan dukungan berbagai pihak dari stakeholder pariwisata yang ada. Antara Pemerintah Kab/Kota dan Provinsi harus saling mendukung.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL. Moh. Faozal pada laporannya mengatakan bahwa acara ini merupakan bagian atau rangkaian dari 25 even yang masuk dalam pelaksanaan (BPLS) 2017.

“Tercatat ada 30 stand yang hadir, merupakan karya dari masyarakat, ini sangatlah penting untuk perkembangan pariwisata NTB. Ada stand Dispar NTB yang siap melayani dan memberikan informasi terkait pariwisata dan acara ini. Ada juga Tenun, Cukli, Gerabah dan sebagainya, ini semua merupakan upaya kita bersama dalam meningkatkan daya jual industri kreatif untuk mendukung kemajuan pariwisata NTB,” ucap Faozal.

“Disebelah kiri juga ada kerajinan, ada ibu-ibu Dekranasda dan Tim PKK NTB yang mendukung acara ini, tentunya sebagai wujud dukungan terhadap pariwisata kita,” lanjutnya.

Faozal mengakui, jika dikalkulasikan dana APBD tidak akan cukup menggelar even BPLS ini. Pelaksanan even ini berkat dukungan dari berbagai pihak, khususnya partisipasi dari BUMN dan BUMD. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com