Mataram, LombokInsider.com – Pesona Khazanah Ramadhan 2017, resmi dibuka Gubernur Nusa Tenggara Barat, Kamis malam (25/5), di halaman Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center Mataram, Lombok. Hujan yang sebelumnya mengguyur berhenti sesaat acara akan dimulai, menjadi pertanda diberkahi dan diridhoinya acara ini. Jamaah Islamic Center malam itu membludak, sejak adzan maghrib berkumandang.

Tabligh Akbar

 Ribuan jamaah membanjiri halaman depan Islamic Center malam itu, setelah sebelumnya sholat Maghrib dan Isya disuguhkan bacaan merdu Ust. Muzzamil Hasballah sebagai imam, puncaknya pada Tabligh Akbar mendapat siraman rohani dari Ust. Yusuf Mansur. “Jika berdoa meminta kepada Allah jangan tanggung-tanggung, doa Nabi Allah Sulaiman ini sangat baik untuk kita terapkan, coba buka (QS. 38:35) Surat Sad:Ayat 35,” katanya. Ust. Yusuf Mansur mengajak jamaah yang hadir untuk sama-sama membacanya.

Bunyi ayat 35 surat Sad tersebut, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapapun sesudahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi.” Ini adalah doa dari Nabi Sulaiman, saat beliau sebelumnya diuji Allah dengan cobaan yang cukup berat, seperti yang dikisahkan dalam Al-Qur’an. “Berdoalah yang terbaik bagi pribadi dan keluarga, serta daerah dan juga negara kita,” pesannya.

Intinya Ust. Yusuf mengajak umat Islam secara umum untuk dapat mengambil pelajaran dari Nabi Sulaiman yang dapat bangkit setelah terpuruk dengan doa tersebut. “Kalau ingin mendapat kebaikan di dunia dan akhirat, kita bisa amalkan doa ini. Minta kepada Allah jangan tanggung-tanggung, Dia adalah zat yang Maha Segalanya, mudah bagiNya mengabulkan permintaan hambanya,” ucap pengarang buku Kun Fayakun ini.

Menurut beliau kita harus memiliki pandangan atau cita-cita yang visioner, misalnya jika berdoa jangan hanya sampai ingin punya anak seorang hafidz Qur’an saja, namun harus ditambah dengan keinginan yang jauh lebih luas lagi, memiliki anak cucu penghafal Qur’an, memiliki pesantren sendiri yang bermanfaat bagi sesama, bahkan dapat menjadi imam besar di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, asalkan disertai dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh.

Kampung Khazanah Ramadhan

Sementara sore harinya, beberapa jam sebelum Pesona Khazanah Ramadhan resmi dibuka Gubernur, ditempat yang berbeda Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, membuka Bazar dan Kampung Khazanah Ramadhan. Acara ini akan digelar hingga 25 Ramadhan, berisikan bazar ekonomi kreatif busana islami dan menjual berbagai ta’jil, diserta pameran perbankan syariah.

Pada sambutannyaWagub menghimbau dan mengingatkan untuk masyarakat saling menghormati dan menghargai suasana puasa. Beliau juga berharap dengan kehadiran Kampung Khazanah Ramadhan ini dapat menjadi peningkatan pendatapatan perekonomian masyarakat selama Ramadhan.

Demikan juga dengan HL. Moh. Faozal, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB pada laporannya menjelaskan bahwa kehadiran bazaar ekonomi kreatif busana islami dan menjual berbagai ta’jil, diserta pameran perbankan syariah, diharapkan mampu memberikan nuansa berbeda di Ramadhan tahun ini. Hal ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara Pesona Khazanah Ramadhan secara keseluruhan, serta sebagai wujud dari keberhasilan Pemprov dan stakeholder lainnya dalam mendukung suksesnya acara ini. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com