Mataram, LombokInsider.com – Program Transformasi ITDC semakin menunjukkan hasil. Brand identity ITDC, yang dikembangkan sebagai landasan dan sekaligus arah Transformasi ITDC, memenangkan penghargaan tertinggi (gold winner) kategori brand identity pada ajang 5th BUMN Branding and Marketing Award 2017.

Melalui the Mandalika, kawasan pariwisata yang dipercayakan pengembangan dan ‘pemasaran’nya kepada ITDC, ITDC memenangkan bronze winner untuk kategori product development pada ajang yang sama. Kedua penghargaan menjadi bukti dari berjalannya Transformasi ITDC, dari sebuah perusahaan yang mengembangkan kawasan pariwisata di Bali dan menjalani satu lini usaha konvensional saja menjadi sebuah perusahaan yang mampu mengembangkan kawasan pariwisata di luar Bali, khususnya terkait penugasan akselerasi pembangunan Mandalika, serta mampu mengembangkan 3 lini usaha baru lainnya sehingga pertumbuhan eksponensial perusahaan ke depan dapat diraih.

Penghargaan diterima oleh Direktur Utama Abdulbar M. Mansoer pada acara penyerahan award Kamis, 14 Desember 2017, di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa Jakarta. 5th BUMN Branding anda Marketing Award yang diselenggarakan oleh BUMN Track, didukung oleh Arrbey Consulting dan Rumah Perubahan ini, merupakan ajang penghargaan kepada  BUMN dan Anak Perusahaan BUMN yang dinilai sukses menunjukkan kinerja perusahaan yang baik dalam menghadapi kompetisi dan persaingan di pasar global dari sisi branding dan marketing.

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan kepada ITDC. Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap semangat transformasi yang kami miliki dan bukti bahwa proses transformasi budaya dan bisnis perseroan baik di internal maupun eksternal yang kami lakukan sejak tahun lalu sudah berjalan dengan baik dan menuju arah yang benar,” ungkap Abdulbar M. Mansoer.

Kedua penghargaan juga menunjukkan semakin tingginya awareness pemangku kepentingan terhadap ITDC sebagai sebuah perusahaan pengembang dan pengelola destinasi pariwisata, yang berada di balik kesuksesan pengembangan the Nusa Dua dan sekarang ini the Mandalika, salah satu proyek strategis nasional yang dicanangkan Pemerintah. Selain itu, penghargaan juga menjadi pengakuan terhadap bisnis unik penciptaan destinasi yang dijalankan ITDC, sebagai sebuah bisnis yang berpeluang untuk menarik investasi asing dan membawa Indonesia semakin dikenal secara global.

Hasil Transformasi ITDC lainnya dapat dilihat juga dari sejumlah program optimalisasi the Nusa Dua, baik melalui penciptaan dan pengembangan atraksi-atraksi baru serta inovasi pengelolaan event di dalam kawasan seluas 350 hektar ini. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan layanan dengan mengembangkan bisnis utilitas di antaranya Sea Water Reverse Osmosis, waste water treatment, ICT atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan sistem pipanisasi gas ke hotel. ITDC juga menggarap potensi pengembangan destinasi baru melalui lini bisnis Destination Management Organization (DMO) untuk pengembangan kawasan di Singhasari Malang dan di Bali Utara, serta pengembang digital platform pariwisata.

“Kami yakin penghargaan yang kami terima ini akan semakin memacu semangat ITDC untuk melanjutkan proses Transformasi, yang akan mengantar kami mewujudkan visi perusahaan menjadi Perusahaan Pengembang Destinasi Pariwisata Kelas Dunia dan berkontribusi penting dalam pembangunan pariwisata nasional mewujudkan strategi Pemerintah menjadikan pariwisata sebagai sektor utama devisa negara,” tutup Abdulbar M. Mansoer.

Tentang ITDC

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 42 tahun perseroan telah membangun dan mengelola the Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan.

Saat ini di the Nusa Dua terdapat 19 hotel berbintang yang menawarkan 5.000 kamar, pusat perbelanjaan, museum, culutral venues, lapangan golf, rumah sakit, dan fasilitas pariwisata lainnya. The Nusa Dua juga memiliki fasilitas pendukung, seperti Bali International Convention Center di hotel Westin yang berkapasitas 2.500 pax dan Bali Nusa Dua Convention Center berkapasitas 10.000 pax, yang membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dll.

Melalui PP Nomor 55 Tahun 2008 dan PP Nomor 33 Tahun 2009, ITDC (saat itu masih BTDC) memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola kawasan Mandalika (The Mandalika) di Lombok dengan luas 1.175 hektar. The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk dikembangkan sejalan dengan strategi Pemerintah meningkatkan pariwisata menjadi sumber devisa utama negara. (LI/SP/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com