Senggigi, LombokInsider.com – Untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalitas para General Manager hotel, Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) menggelar pelatihan Hotel Pre-Opening Management, bertempat di Jayakarta Hotel, Senggigi, Lombok, Sabtu (27/10).

“Ini memang merupakan salah satu tujuan dibentuknya IHGMA, yakni untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas para GM yang tergabung dalam wadah ini,” jelas Ernanda A Dewobroto, Wakil Ketua IHGMA chapter Lombok.

Ernanda mengatakan program-program pelatihan semacam ini sdh yang keempat kalinya diadakan IHGMA Lombok. “Pelatihan semacam ini merupakan yang keempat kalinya diadakan sepanjang 2017-2018,” kata GM Golden Palace Hotel ini.

Menurutnya pelatihan Hotel Pre-Opening Management ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan pengetahuan para GM.

“Hotel Pre-Opening Management ini sangat penting, karena merupakan dasar dari pembangunan dan pembukaan sebuah hotel. Jika hal ini dilakukan dengan baik dan benar maka kedepannya dipastikan dapat berjalan lancar, jika tidak, maka akan sebaliknya,” ujarnya.

Senada dengan Ernanda, Wiwit GM Qunci Vila yang merupakan Sekretaris IGHMA Lombok, menjelaskan bahwa selain untuk meningkatkan kualitas SDM para GM pelatihan ini juga sangat penting karena mencakup seluruh aspek dari departemen di perhotelan.

“Hotel Pre-Opening Management mencakup seluruh aspek dari departemen yang ada di hotel. Sehingga jika semua disetup dengan dasar finansial yang baik diawal, maka akan menjadikan hotel tersebut berjalan dengan baik dikemudian hari,” ucap Wiwit.

Sementara Monang Marbun trainer pelatihan ini menjelaskan betapa pentingnya Hotel Pre-Opening Management, bagi sebuah hotel yang baru dibuka.

“Pelatihan ini bisa merupakan setup praktisnya pembukaan awal sebuah hotel. Jika kita analogikan pelatihan ini seperti bagaimana bisa memasak nasi goreng enak dalam sehari. Tapi jangan harap bisa jadi koki handal dalam sehari,” jelas mantan GM hotel ini.

Namun sebenarnya, menurut Monang waktu sehari tidak cukup untuk mendalami hal ini, butuh waktu sekitar seminggu untuk lebih detail dan dalam.

“Butuh waktu lebih lama untuk mendalaminya. Tapi untuk membuat budget dan setup pembukaan awal hotel secara efisien dan efektif sudah cukup. Materi hari ini cukup padat, pagi hingga sore nanti,” pungkas Monang, yang sudah enam tahun mendalami profesi sebagai konsultan sekaligus trainer di bidang perhotelan ini.

Selain para GM, pelatihan sehari ini juga dihadiri manager-manager hotel dan villa yang ada di Mataram dan Senggigi. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com