Mataram, LombokInsider.com – Seperti biasa di penghujung Ramadan, mengawali datangnya bulan Syawal, Pemerintah Kota selalu mengadakan Takbir keliling kota. Namun untuk tahun ini ada yang berbeda. Pemrov NTB dan Pemkot Mataram akan berkolaborasi dalam perayaan Takbir Akbar ini, kegiatan ini bertajuk “Malam 1000 Cahaya”.

Rekor Muri

“Untuk Malam 1000 Cahaya, kita bekerjasama Pemerintah Kota Mataram. Dimana nantinya untuk 10.000 peserta pawai takbir dengan membawa lampion, yang akan diikuti kafilah dari 6 kecamatan yang ada di Kota Mataram. Insha Allah kegiatan ini nantinya akan kita dorong untuk tercatat dalam rekor Muri (Museum Rekor Indonesia),” terang Faozal, Selasa (20/6).

Untuk memudahkan koordinasi, nantinya peserta akan terbagi dalam 6 blok. Masing-masing untuk blok pertama ditempatkan di sekitar Jebak Beleq (pintu gerbang) Dasan Agung hingga Masjid At Taqwa Mataram, kemudian blok 2 menempati sekitar Islamic Center hingga perempatan Bank Indonesia, blok 3 dari Bank Indonesia sampai BRI Mataram, blok 4 BRI Mataram sampai depan Kantor Denpom Mataram, blok 5 Bak NTB sampai Hotel Santika Mataram, dan blok 6 Kantor Walikota Mataram hingga perempatan Gubernur NTB.

Meriah

“Panggung utama akan dibangun di perempatan Kantor Gubernur NTB menghadap ke arah barat, yang akan dihadiri oleh Gubernur NTB, TGH M Zaenul Majdi dan Walikota Mataram, Ustadz H. Ahyar Abduh,” jelas Faozal.

Namun pelaksanaan pawai takbiran Hari Raya Idul Fitri tahun ini ada yang berbeda, dibandingkan dengan pelaksanaan pawai takbiran tahun-tahun sebelumnya. Dimana kalau sebelumnya pawai takbiran akan berjalan keliling Kota Mataram.

“Untuk tahun ini takbiran Hari Raya Idul Fitri akan dilakukan dengan cara berdiam di blok masing-masing. Puluhan ribu peserta ini akan melakukan takbir, sambil membawa lampion untuk dinyalakan, sambil mereka nantinya melakukan takbir Hari Raya Idul Fitri,” lanjutnya.

“Usai itu, nantinya masing-masing kafilah yang berasal dari berbagai kecamatan di Kota Mataram itu akan berjalan melintasi panggung utama, untuk dilepas pawai takbiran oleh Gubernur NTB dan Walikota Mataram. Bukan untuk keliling Kota Mataram, tetapi peserta langsung pulang ke masing-masing asalnya,” ujar Faozal.

Faozal juga menyampaikan, untuk di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, pada malam takbiran itu juga akan digelar kegiatan Lomba Memukul Bedug hingga pukul 02.00 Wita. (LI/SP/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com