Lomba Foto Mataram Bertakbir

Mataram, LombokInsider.com – Menyambut dan menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVI yang akan berlangsung akhir Juli sampai awal Agustus, Pemerintah Kota Mataram menggelar lomba foto dengan tema Mataram Bertakbir.

“Lomba foto Mataram Bertakbir sebenarnya merupakan kegiatan tahunan Pemkot Mataram. Untuk tahun ini dirancang khusus untuk menyambut MTQN. Sebagai pelaksana lomba adalah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Mataram dan Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram (BP2KM),” kata Yusril Arwan, SH, Ketua BP2KM.

Yusril menjelaskan bahwa untuk mengikuti lomba, peserta cukup mengambil foto dengan kamera telepon genggam dengan obyek-obyek yang terkait dengan khafilah-khafilah peserta Mataram Bertakbir atau ornam

Tugu Terune Dedare di pusat Kota Mataram

Tugu Terune Dedare di pusat Kota Mataram

en-ornamen yang terkait. Lomba mulai dibuka 27 Juni 2016 dan akan diumumkan hasilnya pada 12 Juli.

“Selanjutnya, peserta harus kirim fotonya ke fan page Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram. Panitia akan memberikan penilaian terhadap karya foto yang dilombakan. Ada hadiah-hadiah menarik yang disiapkan oleh panitia,” jelas Yusril.

Mengemas Even Budaya

Even Mataram Bertakbir akan diikuti oleh semua lingkungan yang ada di Kota Mataram. Setiap lingkungan akan mengikuti parade khafilah yang mengusung miniatur masjid masing masing lingkungan.

“Dalam kegiatan ini BP2KM juga menghibau agar seluruh hotel di Kota Mataram ambil bagian dengan cara menbina remaja masjid sekitar hotel. Kami juga menghimbau agar hotel memasang lampion sebagai tanda ucapan selamat datang kepada para peserta MTQN. Alhamdulillah sambutan dari Asosiasi Hotel Mataram sangat menggembirakan. Kami juga berharap agar masyarakat bisa terlibat dalam even seni budaya tradisional da

Yusril Arwan (kanan) Ketua BP2KM dan Yudhi Muchlis (kiri) Sekretaris.

Yusril Arwan (kanan) Ketua BP2KM dan Yudhi Muchlis (kiri) Sekretaris.

n agamis ini,” kata Yusril.

Even seni budaya dan agama di Kota Mataram akan terus ditingkatkan di masa-masa mendatang dan dikemas dengan lebih baik lagi agar semakin menarik wisatawan. “Jadi ini akan jadi kalender rutin dan bisa menarik wisatawan nasional dan internasional,” tambah Yusril.

Kota Mataram sebagi ibukota provinsi  Nusa Tenggara Barat hingga kini terus memberikan perhatian terhadap perkembangan dan kemajuan kesenian dan kebudayaan yang ada di kota ini. Bukan hanya kesenian dan kebudayaan yang berasal dari pulau Lombok saja, namun juga kesenian yang berasal dari Bali, Sumbawa dan Dompu-Bima. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono