Senggigi, LombokInsider.com – Kementerian BUMN bersama BUMN sektor pariwisata secara resmi meluncurkan Platform Digital Pariwisata BUMN ‘xplorin’ di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peresmian tersebut dilakukan pada perayaan HUT BUMN Bersama Januari 2017. Platform digital ini diinisiasi oleh sinergi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama PT Patra Jasa (anak perusahaan PT Pertamina Persero, sebagai terobosan baru dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata, guna mewujudkan target kunjungan 20 juta wisatawan pada 2019.

Terobosan Teknologi Digital

Menteri BUMN Rini Soemarno mengapresiasi platform ‘xplorin’ dan optimis layanan ini dapat menggairahkan industri pariwisata nasional. “Xplorin merupakan terobosan nyata dan wujud konkrit sinergi BUMN dalam mendukung pertumbuhan industri pariwisata nasional,” papar Rini. ‘xplorin’ merupakan platform digital yang tersedia dalam dua versi yaitu versi website dengan nama ‘Xplorindonesia.com’ dan versi aplikasi yang bisa digunakan dalam perangkat smartphone dengan nama ‘xplorin’. Saat ini, ‘xplorin’ apps telah tersedia di google playstore dan ditargetkan dapat merangkul 3,5 juta anggota komunitas dan wisatawan.

‘xplorin’ adalah platform digital yang berbasis portal/situs dan aplikasi di smartphone yang memberikan berbagai layanan whole in one kepada wisatawan yang akan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Indonesia. Wisatawan dapat mengetahui profil destinasi wisata, cara dan akses transportasi menuju lokasi wisata, ragam hotel yang tersedia, dan berbagai kebutuhan terkait wisata lainnya. Sehingga, platform ini, diharapkan dapat menjadi penghubung yang paling cepat dan efektif, antara wisatawan dengan para pelaku usaha di industri pariwisata.

Direktur ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Sebagai tahap awal, ‘xplorin’ akan terhubung dengan hotel-hotel yang dimiliki dan/atau dikelola oleh BUMN Pariwisata, yang tersebar di seluruh Indonesia. Kedepan, dengan spirit sinergi BUMN, kami akan dorong agar platform digital ini dapat melibatkan semakin banyak BUMN semisal BUMN Transportasi (Garuda Indonesia, ASDP, dll) dan Bank BUMN.”

Melalui ‘xplorin’ BUMN Pariwisata dapat mengoptimalkan relasi timbal balik pemangku kepentingan pariwisata baik dalam hal mencari informasi, terlibat dalam sebuah kegiatan, hingga melakukan transaksi pembayaran dan bahkan investasi. “Selain membentuk ekosistem pariwisata, platform ini diharapkan dapat mengintegrasikan aset BUMN Pariwisata dan dapat menciptakan inovasi baru guna menambah penghasilan Negara melalui pariwisata sesuai arahan Kementerian BUMN,” tambah Abdulbar.

Menteri BUMN Rini Soemarno yakin bahwa inovasi ini dapat mendukung akselerasi pertumbuhan industri pariwisata nasional. Sehingga, target kunjungan 20 juta wisatawan, yang diharapkan dapat berkontribusi sebesar 8 persen dari PDB Nasional dan menyumbang devisa negara sebesar Rp240 triliun serta membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sebanyak 13 juta orang di 2019, dapat tercapai.

Platform ini berupa portal/situs dan aplikasi smartphone yang memberikan layanan pariwisata secara menyeluruh dalam mendukung target kunjungan 20 juta wisatawan pada 2019.

Tentang ITDC

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 42 tahun perseroan telah membangun dan mengelola the Nusa Dua, kawasan pariwisata kelas dunia yang berlokasi di Bali Selatan. Saat ini di the Nusa Dua terdapat 19 hotel berbintang yang menawarkan 5.000 kamar, pusat perbelanjaan, museum, culutral venues, lapangan golf, rumah sakit, dan fasilitas pariwisata lainnya.

Melalui PP Nomor 50 Tahun 2008 dan PP Nomor 33 Tahun 2009, ITDC (saat itu masih BTDC) memperoleh hak untuk mengelola kawasan Mandalika di Lombok dengan luas 1.175 hektar. The Mandalika merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk dikembangkan sejalan dengan strategi Pemerintah meningkatkan pariwisata menjadi sumber devisa utama negara. (LI/SP/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com