Lokakarya penguatan branding pariwisata Lombok Sumbawa

“In this ever-changing society, the most powerful and enduring brands are built from the heart. They are real and sustainable. Their foundations are stronger because they are built with the strength of the human spirit, not an ad campaign. The companies that are lasting are those that are authentic.”
― Howard SchultzPour Your Heart Into It: How Starbucks Built a Company One Cup at a Time

 

Mataram, LombokInsider.com – Satu lagi wujud kesungguhan Kementerian Pariwisata untuk mengembangkan pariwisata Nusa Tenggara Barat bahkan hingga ke tingkat internasional yaitu dengan mengadakan acara lokakarya yang bertajuk “Focus Discussion Group Penyusunan Strategi Branding Lombok-Sumbawa”, yang terlaksana pada Selasa (24/5) di kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata NTB.

Peserta yang hadir adalah para pelaku pariwisata seperti ASITA, INCCA, PHRI, HPI, BPPD, PWI,  jurnalis, budayawan, seniman dan beberapa perwakilan dari instansi dinas pariwisata, Sumbawa, Bima dan Dompu. Tujuan diadakannya acara ini tidak lain

Menggali tagline baru. Para peserta lokakarya branding pariwisata Lombok Sumbawa

Menggali tagline baru. Para peserta lokakarya branding pariwisata Lombok Sumbawa

untuk menggali langsung dari para pelaku pariwisata ide-ide yang bisa dituangkan dalam pembuatan branding ini.

Kementrian Pariwisata sendiri telah menunjuk Bee Communications sebagai konsultan untuk melakukan penguatan branding pariwisata NTB. “Pemerintah melalui Kementrian Pariwisata ingin membangun suatu image branding yang kuat sehingga kedepan wisatawan asing akan langsung teringat Lombok-Sumbawa ketika disebutkan brandingnya,” kata Dr Hery Margono, direktur Bee Communications, narasumber pada lokakarya ini.

Ditambahkannya, seperti yang telah dilakukan dengan Joglo Semar, mereka mempunyai branding Borobudur juga ada branding Raja Ampat. Lombok-Sumbawa sendiri memiliki wisata alam dan budaya yang luar biasa semoga dari keragaman itu bisa terpilih satu ikon yang bisa mewakili keduanya sebagai branding.

“Kementerian Pariwisata sudah menyiapkan anggaran yang besar untuk mem-branding seluruh potensi destinasi wisata di Indonesia. Anggaran ratusan miliar telah dikeluarkan  membranding wisata Indonesia. Dari hasil branding itu terciptalah “Wonderful Indonesia” untuk mengimbangi atau bahkan melebihi branding seperti “Truly Asia” atau yang lainnya’” jelas Herry.

Penggalian Tagline Baru

Pertanyaan kuisioner yang diajukan moderator Laila Khair, disambut dengan jawaban dari pihak-pihak terkait yang terjun langsung di lapangan sebagai pelaku pariwisata, sebagai masukkan dan saran. Ternyata di lapangan banyak ditemukan hal-hal yang masih dapat menghambat promosi pariwisata itu sendiri, kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap kebersihan lingkungan sekitar destinasi wisata menjadi faktor terbesar selain kurangnya koordinasi dan sinergi dari instansi terkait.

Menteri Pariwisata sendiri menargetkan kunjungan 12 juta wisman dan 260 Juta wisatawan domestik pada 2016 ini. Sehingga percepatan akselerasi sektor pariwisata harus dilakukan, mengingat kunjungan wisatawan mancanegara dalam lima tahun ke depan yakni pada 2019, ditargetkan sebesar 20 juta orang atau dua kali lipat dari pencapaian tahun 2015 yang sebanyak 10 juta wisman.

“Hal inilah yang menjadi perhatian kita untuk membuat branding-branding yang kuat dari setiap destinasi wisata yang ada di Indonesia termasuk Lombok-Sumbawa,” jelas Herry.

Dari hasil diskusi panjang yang dilakukan sejak pukul 09:00 s/d 14:30, terpilihlah 3 Tagline yang disepakati bersama, yakni Lombok Sumbawa, I feel good!, Blessing Lombok Sumbawa dan Lombok Sumbawa, see you soon!.

“Ketiga tagline ini selanjutnya akan divisualisasikan menjadi logo oleh tim kreatif dari Bee Communications dan akan dipresentasikan lagi pada pertemuan selanjutnya pada 3-4 Juni mendatang,” pungkas Hery Margono. (LI/AA)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono