Mataram, LombokInsider – Setelah hadir di Jakarta pada 26-29 Juni lalu, kini Malaysian University English Test (MUET) hadir juga di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9-13 Juli. MUET merupakan upaya Malaysia sebagai negara tetangga serumpun untuk memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di Malaysia.

MUET merupakan produk kompetensi bahasa Inggris dari Malaysia yang merupakan salah satu syarat diterima atau tidaknya calon mahasiswa untuk masuk di universitas di Malaysia, selain IELTS dan TOEFL.

Imanuella Andilolo, Ketua Divisi Kerjasama Antarbangsa Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB mengatakan bahwa MUET hadir untuk memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa yang tertarik kuliah di Malaysia.

“MUET merupakan wujud kerjasama antara pemerintah Malaysia dan Indonesia khususnya Provinsi NTB, sesuai dengan amanah Gubernur NTB terkait beasiswa pendidikan bagi mahasiswa baru ataupun yang akan melanjutkan jenjang S2 dan S3. Yang pasti ini memudahkan calon mahasiswa yang berminat kuliah di Malaysia,” jelasnya di Mataram, Sabtu (13/7).

Imanuella juga berterima kasih kepada pihak Pemprov dan UNRAM yang telah memberikan dukungan pelaksanaan MUET di Mataram, Lombok.

Senada, Tuan Haji Moh. Fauzi Datuk H. Moh. Kassim juga mengucapkan terima kasih, khususnya kepada Gubernur NTB atas wujud tindaklanjut kerjasama antara Malaysia-NTB.

“Kami atas nama Kementrian Pendidikan Malaysia mengucapkan terimakasih yang tinggi pada Gubernur, yang mana sudah sangat mendukung program pendidikan antarbangsa Malaysia dan Indonesia,” kata Ketua Eksekutif Manjelis Pemeriksaan Malaysia, Kementerian Pendidikan.

Demikian juga dengan Ptof. Dr. Moh. Cairul Iqbal Moh. Amin, terima kasih atas kerjasama Malaysia dan Indonesia. “MUET ini sudah ada 20 tahun terakhir, ini adalah sejarah kerjasama yang baik, MUET adalah produk kompetensi Bahasa Inggris yang tidak ingin mempersulit mahasiswa yang akan belajar ke Malaysia, sehingga MUET hadir di NTB,” jelas Ketua Pengarah Jabatan Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan Malaysia.

Ia menambahkan bahwa selain pendidikan, MUET juga dapat menunjang kemajuan pariwisata yang ada di NTB, selain itu kerjasama yang terjalin semakin erat.

Sementara, Prof. Madya, Dr. Mior Harris Harun, mengatakan bahwa hubungan pendidikan antara Malaysia dan Indonesia sudah terjalin sangat baik.

“Dengan motto terjangkau dan terakui, kualitas melangit biaya membumi, kuliah di Malaysia bisa menjadi pilihan pelajar dari Indonesia, khususnya NTB. Saat ini ada sekitar 170 ribu mahasiswa asing di Malaysia dari lebih 160 negara seluruh dunia, dimana 11 ribu diantaranya dari Indonesia sekaligus menjadikan pendidikan tinggi di Malaysia sebagai platform pendedahan global kepada mahasiswa,” ujarnya.

Dalam uji kompetensinya, MUET mempunyai 4 komponen penilaian yaitu Listening, Speaking, Reading dan Writing dengan nilai masing-masing 15%, 15%, 40% dan 30%.  MUET hadir di Lombok dikelola dan difasilitasi oleh LPP dengan diurusetiakan oleh MPM dan EMI.

Asisten I, Bq Eva Nurcahyaningsih, bidang pendidikan, menyambut baik hadirnya MUET di NTB.

“MUET merupakan tindaklanjut program kerjasama pendidikan Malaysia dan Indonesia, NTB khususnya sesuai dengan misi NTB Gemilang. Dimana Gubernur ingin masyarakat NTB cerdas dan mengenal dunia luar,” katanya.

Tak lupa Eva juga mempromosikan destinasi wisata yang ada di Lombok yang dapat dikunjungi oleh tim dari Kementrian Pendidikan Malaysia selama berada di Lombok. (LI/AA)

Tags:
About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com