Mataram, LombokInsider.com – Untuk mensiasati tingkat hunian hotel dan kunjungan wisatawan yang datang ke Lombok khususnya ke Kota Mataram pada masa low season ini, pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram bersama-sama industri dan pelaku pariwisata seperti PHRI, ASITA, BP2KM, HPI, AHM dan lainnya, berinisiatif mengadakan paket diskon bagi wisatawan yang datang khususnya wisatawan nusantara (wisnus) dengan nama program Mataram Lombok Great Sale (MLGS). Angka diskon yang variatif akan berlangsung pada 1-22 Maret yang akan datang, besaran diskon dari 10-70%.

JUMPA PERS. Selain Pelaku Pariwisata, hadir Juga Terune Dedare Kota Mataram pada Jumpa Pers Mataram Lombok Great Sale, Senin (27/2), di Kantor Walikota Mataram.

MLGS Pertama

“Walaupun MLGS ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Pemkot, namun pelaksana dalam hal ini Dispar Kota Mataram dan Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram (BP2KM) harus fokus dan serius menggarap program ini. Semuanya agar mendapatkan hasil yang maksimal, jangan hanya asal menjalankan progam,” pesan Mohan Roliskana, Wakil Walikota Mataram. Mohan juga berpesan agar pelaksanaan program ini jangan tertunda lagi, karena telah beberapa kali mundur dari jadual.

Hal itu disampaikan Mohan pada jumpa pers Mataram Lombok Great Sale, Senin (27/2) di Ruang Kenari, Kantor Walikota Mataram. “Jika diawal ini kita berhasil memberikan yang terbaik kepada wisatawan yang datang, maka dapat dipastikan kedepannya MLGS ini akan menjadi even tahunan Pemkot. Seribu langkah, dimulai dari selangkah,” ungkap Mohan. Perumpamaan ini diambil Mohan sebagai maksud bahwa segala sesuatu yang besar berawal dari hal yang kecil dan harus segera dimulai, jangan pernah ditunda.

Sementara itu H. Abdul Latif, saat memberikan laporannya mengatakan bahwa apa yang dilakukan pihaknya Dispar Kota dan pelaku pariwisata yang ada di Mataram Lombok adalah untuk mengantisipasi low season di triwulan pertama setiap tahunnya. “Ini adalah keinginan lama yang terwujud, karena sebelumnya hal ini (MLGS, red) telah sering dan panjang kami bicara disetiap pertemuan bersama pelaku pariwisata, khususnya bidang perhotelan,” jelas Kadispar Kota Mataram, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan MLGS ini.

Menurut Latif mengapa MLGS ini tidak berlangsung sebulan penuh, karena pada minggu terakhir Maret akupansi hotel mulai stabil seiring dengan mulai bergulirnya kegiatan MICE, baik dari pemerintahan maupun swasta. “Semoga program yang membantu pelaku pariwisata yang ada di Mataram selama masa sepi ini berlangsung sukses,” lanjutnya. Paket diskon MLGS yang diberikan meliputi, penerbangan, hotel dan restoran, paket tur dan perjalanan wisata serta paket belanja di toko oleh-oleh yang ada di Lombok, bahkan hingga ke pedagang kaki lima.

DISKON. Golden Palace, Salah Satu Hotel Bintang 4 di Mataram yang Mendukung Pelaksanaan MLGS (1-22/3).

Dukungan Pelaku Pariwisata

Senada dengan Wakil Walikota dan Kadispar, Yusril Arwan sebagai Ketua BP2KM sekaligus Ketua Tim Pelaksana MLGS menjelaskan bahwa berbagai pihak yang terlibat dalam MLGS ini dengan sukarela mendaftarkan dirinya. “Sejauh ini dari data yang masuk sudah 25 hotel di Kota Mataram yang ikut, 15 coffee shop, 16 artshop dan toko oleh-oleh, serta 6 retail dan pusat perbelanjaan,” kata Yusril. Lebih lanjut Yusril mengatakan data ini tentunya dapat bertambah seiring waktu pelakasanaan, pada 1 Maret.

Mewakili pelaku pariwisata, Ketua ASITA, Dewantoro Umbu mengatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan MLGS ini, sejauh ini ada 25 biro perjalanan wisata yang sudah mendukung. Demikian juga dengan industri kreatif yang diwakili oleh Sayuk Wibawati, seorang pengusaha pemilik UD. Safir, yang bergerak dibidang oleh-oleh khas Lombok. “MLGS ini sesuatu yang bagus dan sangat layak didukung, karena dengan banyaknya tamu yang datang, apalagi wisatawan nusantara pasti akan banyak belanja oleh-oleh, ini tentunya menjadi berkah bagi kami,” ungkap Sayuk. Dukungan lainnya datang dari pedagang kaki lima yang ada di sekitar Kota Mataram. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com