Praya, LombokInsider.com – Kampus Politeknik Pariwisata Negeri Lombok (Poltekpar) telah diresmikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, pada Kamis (21/2), di Kecamatan Puyung, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Kedua pejabat pemerintah ini yakin kedepan Poltekpar Negeri Lombok bisa menjadi kampus terbaik di Indonesia, karena didukung oleh tenaga-tenaga pengajar yang professional di bidangnya dan juga fasilitas penunjang yang berstandar internasional.

“Semoga dengan resminya gedung ini digunakan bisa menambah semangat para mahasiswa, sehingga bisa menghasilkan lulusan yang berprestasi di bidangnya,” kata Menpar Arief Yahya.

Sementara gedung pendukung lainnya seperti hotel dan restoran pembangunannya akan dimulai pada tahun 2019 ini. Seluruhnya diharapkan rampung pada 2025 mendatang. Dengan begitu kampus Poltekpar Lombok bisa menjadi salah satu kampus paling bergengsi di Indonesia.

Arief Yahya menyampaikan bahwa banyak diantara mahasiswa lulusan Poltekpar Negeri yang menjadi General Manager (GM) di hotel besar, baik dalam maupun di luar negeri.

“Hampir 100 persen lulusan Poltekpar diterima pasar kerja, paling lama tiga bulan setelah lulus dan dari jumlah yang ada 25 persen diantaranya bekerja diluar negeri, banyak yang jadi General Manager di Timur Tengah dan Asia. Kami berharap lulusan Poltekpar Lombok juga bisa seperti itu,” jelas Menpar, disambut tepuk tangan hadirin.

Menpar menambahkan, kedepan harus ada kurikulum world class, yang tenaga pengajarnya profesional di bidangnya. “Kedepan setiap Poltekpar wajib memiliki International class, untuk 2019 akan ada 2 international class yakni Poltekpar Bandung dan Bali,” tegasnya.

Senada dengan Menpar, dalam sambutannya Gubernur NTB Zulkieflimansyah, mengatakan bahwa kampus Poltekpar Lombok harus mampu menghasilkan mahasiswa berprestasi karena Poltekpar Lombok didukung oleh tenaga dosen yang berkualitas dan ditunjang dengan sarana dan prasarana yang sangat baik.

“Untuk kedepannya mahasiswa Poltekpar Lombok juga akan kita upayakan untuk mendapatkan beasiswa, sehingga semua anak, khususnya putra asli daerah bisa berkuliah di kampus ini,” ujarnya.

Tidak ada alasan biaya yang mahal jika ingin berkuliah, oleh karena itu, Gubernur NTB siap memberikan beasiswa agar semua anak bisa berkuliah di Poltekpar Negeri Lombok.

Sementara itu Direktur Poltekpar Lombok Dr.Hamsu Hanafi melaporkan bahwa perkembangan Pembangunan fasilitas Poltekpar Lombok saat ini sudah berjalan 30 persen dimana Kementerian Pariwisata telah menganggarkan dana sebesar Rp227 Milyar.

“Pembangunan akan dilanjutkan kelengkapannya untuk fasilitas pendidikan seperti pembangunan hotel praktik bertaraf bintang 4 guna memaksimalkan pelaksanaan praktik bagi sekitar 829 siswa saat ini. Setiap tahun kami akan selalu menghadirkan tenaga pengajar dari berbagai negara seperti Arab Saudi, Jepang, Inggris dan Prancis,” jelasnya. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com