Kreasi. Salah Satu Kreasi Makanan dari Chef Lukman Ahmadi.

Mataram, LombokInsider.com – Salah satu yang menjadi pertimbangan pemilik Pratama Hotel & Convention, memilihnya sebagai General Manager (GM) adalah karena dia seorang Chef yang handal dan telah berpengalaman ke beberapa negara di dunia dan juga banyak hotel bintang di Indonesia serta Lombok. Lukman Ahmadi telah berhasil memimpin Pratama Hotel dalam kurun 2 tahun terakhir, Lukman berpendapat bahwa persaingan ketat dan sebagai hotel lokal yang masih baru di Mataram, membuat Pratama harus memiliki sesuatu yang bisa diandalkan untuk ikut bersaing di kancah bisnis perhotelan di Mataram, yakni kualitas menu makanan yang disajikan.

Karir di Pratama

“Awal bertemu dengan pemilik Pratama Hotel, Devi Suhartoni, saat masih bekerja di The Chandi Boutique Resort, beliau terkesan dengan masakan saya,” terang Lukman kepada LombokInsider.com pada (3/9). “Saat itu saya masih sebagai Corporate Executive Chef di The Chandi, setelah jam kerja, lanjut sebagai konsultan untuk membantu persiapan hotel Pratama di bagian dapurnya dari awal pembelian alat-alat hingga siap untuk digunakan,” kata lulusan D1 Tataboga PPLP Mataram 1990 ini. “Sempat kaget, karena beberapa saat setelah itu beliau datang kembali, waktu itu saya pikir dapur Pratama meledak, ternyata malah ditawarkan jabatan GM di Pratama hotel,” tegas suami dari Hafni Zuraida ini.

Buah Hati. GM Pratama Lukman Ahmadi Bersama Hafni Zuraida dan Putri Semata Wayang Mereka.

Buah Hati. GM Pratama Hotel, Lukman Ahmadi Bersama Hafni Zuraida dan Putri Semata Wayang Mereka.

Belum pernah mengemban amanah sebagai GM membuatnya sempat ragu untuk menerima tawaran tersebut. “Berat bagi saya karena selama ini lingkup kerja selalu di seputar dapur, tidak pernah sampai level manajemen, namun setelah dijalani ternyata memang berat,” candanya. “Apalagi tiga bulan pertama, saya harus belajar banyak tentang administrasi dan manajemen, akunting dan bidang lain yang menjadi bagian dari sistem sebuah hotel,” jelas penghobi masak ini. Menurutnya sebagai pemimpin dia diberikan target yang harus dipenuhi oleh pemilik hotel, sehingga dia harus tegas kebawah.

“Akhirnya setelah saya mempelajari hal-hal terkait sumber daya manusia saya menggunakan cara seperti bermain laying-layang, harus tau kapan saat menarik dan mengulur benang,” ungkap pria kelahiran Kelayu, Lotim 1968 ini. Lukman menjelaskan setelah memimpin selama dua tahun, banyak pelajaran dan hikmah yang bisa diambil sebagai seorang pemimpin dan dia bersyukur dapat pengalaman yang berharga ini. Untuk meningkatkan kemampuannya di bidang manajemen Lukman juga banyak mengikuti pelatihan, dia juga merupakan anggota Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) cabang Lombok, yang memang dibentuk untuk meningkatkan kualitas para General Manager yang menjadi anggotanya.

Pengalaman Panjang

Menurut Lukman sebenarnya saat memutuskan untuk mulai bekerja dia telah kuliah di Fakultas Pertanian UNRAM pada 1990 namun karena tuntutan ekonomi keluarga, dia rela meninggalkan bangku kuliah secara diam-diam untuk mengikuti program D1 tataboga di PPLP Mataram. Berikut pengalaman sang chef sebelum menjadi GM Pratama, pada Agustus-Oktober 1991, Lukman mulai magang di Senggigi Beach Hotel (sekarang Killa Senggigi), kemudian pada Oktober 1991-1992 di terima kerja di Sheraton Senggigi sebagai Comis Cook, kemudian naik menjadi Demi Chef di tempat yang sama hingga Oktober 1993. Mengikuti Training Kitchen Apprenticed Program di ITT Sheraton Lombok (1991-1992).

Lukman Bersama Timnya di Pratama Hotel & Convention.

Lukman Bersama Timnya di Pratama Hotel & Convention.

Naluri seorang pekerja hotel yang ingin selalu berkembang membuatnya pindah dari Oktober 1993-Oktober 1994 ke Grand Hyatt Jakarta, sebagai Demi Chef, kemudian pindah lagi ke Sheraton Grade Laguna Beach Puket, Thailand, sampai April 1995, bulan berikutnya Lukman pindah lagi ke Sheraton Abu Dhabi Resort & Tower hingga Juni 1996 sebagai Chef de Partie, di tempat ini karirnya naik menjadi Chef the Tournant/junior Sous Chef, Juli 1996-November 1998, dari akhir 1998-Maret 2000 pindah lagi ke Sandals Royal Jamaica, sebagai Sous Chef.

Pada Mei 2000-Januari 2003 dia pindah ke Sheraton Timika Hotel & Club Golf Rimba Irian Freeport, Papua Barat, kemudian pada Februari 2003-Maret 2005, Kitchen Middle Management Program, Sheraton Abu Dhabi (2005-06), sebagai Executive Chef di Novotel Coralia, Lombok, Maret 2005- Maret 2007 pindah ke Le Meredien Seyahi Dubai sebagai Senior Sous Chef, kemudian pindah ke The Santosa Villas & Resort hingga November 2011 sebagai Executive Chef , F&B, setelahnya berturut-turut ke Lombok Plaza Hotel sebagai F&B Manager dan sebelum ke Pratama sebagai Corporate Executive Chef di The Chandi Boutique Resort. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com