Mataram, LombokInsider.com – Sukses pada penyelenggaraan pertama, Lombok Marathon 2017 kembali digelar. Lari marathon ini merupakan lari yang melibatkan ribuan peserta dari dalam dan luar negeri, dengan total hadiah hingga Rp500 juta. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu kemarin (15/11), dikantornya.

Lombok Marathon 2017

“Lombok Marathon 2017 merupakan salah satu dari Kalender Even Dispar, kerjasama antara Dispar dan KONI, yang akan diselenggarakan pada Minggu (3/12) mendatang,” kata HL. Moh. Faozal, Kadispar NTB, pada keterangan persnya.

“Saat ini sudah mendaftar sekitar 1500 orang peserta dari luar, termasuk juara bertahan Stephen Mungathia, dari Kenya. Tahun ini KONI NTB menargetkan hingga 5 ribu peserta, target ini dinaikkan karena tahun lalu terbilang sukses,” Faozal.

“Untuk Full dan Half Marathon, akan mengambil start di Senggigi, yang merupakan destinasi wisata unggulan kita yang namanya sudah demikian dikenal hingga ke mancanegera. Sementara finish telah diskenariokan ke Islamic Center, jadi sepanjang rute para peserta akan disuguhkan keindahan destinasi wisata yang ada,” lanjutnya.

Selain itu menurut Faozal, untuk menguatkan branding Kota Tua Ampenan, maka untuk start 5K dan 10K akan dilaksanakan disana. Kota Tua sendiri merupakan salah satu potensi wisata bersejarah dalam perkembangan perekonomian di NTB. Lombok Marathon 2017 ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan HUT Provinsi NTB ke-59.

Teknis Pelaksanaan

Sementara itu H. Suhaimi, Wakil Ketua I KONI NTB, yang juga hadir pada keterangan pers tersebut menjelaskan secara teknis pelaksanaan Lombok Marathon 2017.

“Seperti yang telah dijelaskan tadi, hingga saat ini peserta yang mendaftar telah mencapai 1500 orang dan target kami akan tembus hingga 5000 orang,” jelas Suhaimi, yang juga menjabat sebagai Ketua PASI NTB.

“Seperti tahun sebelumnya, ada empat kategori yang akan dilombakan pada Lombok Marathon kali ini, yakni Full dan Half Marathon, 10K dan 5K, serta Ekiden Marathon atau estafet,” ujarnya.

“Lombok Marathon ini juga telah diakui oleh IAAF dan AIMS yang merupakan dua asosiasi marathon kelas dunia, sehingga para peserta akan dapat menggunakan catatan waktu mereka untuk menaikan ranking atau peringkat secara internasional,” tegas Suhaimi.

Lombok Marathon merupakan salah satu dari sekian banyak sport tourism berkelas internasional yang dilaksanakan di Lombok. Sebelumnya Lombok telah menjadi tuan rumah olah raga yang dipadukan dengan pariwisata ini. Sebut saja GFNY, Paragliding di Are Guling Lotim dan Mantar KSB, Kaliantan Kite Surfing, Color Run, Rinjani 100 dan lainnya. Dengan semakin banyaknya kegiatan sport tourism bertaraf internasional, dipastikan nama pariwisata NTB akan semakin dikenal di mancanegara. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com