Mataram, LombokInsider.com – Asosiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DPD NTB terus melakukan berbagai upaya untuk mempromosikan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Terkait hal ini salah satu komitmen yang dilakukan adalah menjaga agar okupansi atau tingkat hunian hotel yang ada di NTB terus stabil, terutama pada musim sepi seperti Januari, Februari dan Maret.

Komitmen PHRI

“Saat ini pariwisata NTB sedang berada pada trend yang positif, bahkan beberapa minggu ini sangat banyak acara meeting yang dilakukan di Lombok. Oleh karenanya, kami PHRI NTB berkomitmen untuk terus menjaga okupansi hotel tetap stabil,” kata Lalu Abdul Hadi Faishal, Ketua PHRI NTB, di Golden Palace Hotel, Mataram, beberapa waktu lalu.

“Selain komitmen dalam menjaga tingkat hunian hotel, kami DPD PHRI secara bersama-sama ikut berperan dalam mewujudkan percepatan investasi terutama yang bertaraf internasional,” jelasnya.

Untuk itu, menurut Hadi Faishal, PHRI NTB berharap agar pembangunan KEK Mandalika secepatnya terbangun hotel-hotel berbintang 4 dan 5. Termasuk didalamnya terdapat convention hotel yang dapat menampung meeting hingga 5000 pax keatas.

“Artinya dalam melangkah tidak perlu mengacu pada pola Nusa Dua dengan BTDCnya, melainkan pengembangannya mengacu pada kearifan lokal budaya Lombok, Sumbawa dan Mbojo, tentunya dengan memikirkan arsitektur modern jangka panjang yang memenuhi unsur seni lokal disajikan dengan standar global,” ucap Hadi.

Okupansi Hotel

Terkait tingkat hunian hotel, Ernanda Dewobroto, selaku Wakil Ketua PHRI NTB, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Hotel Mataram menjelaskan bahwa untuk April ini hunian hotel-hotel di kota maupun resorts cukup menggembirakan.

“Angkanya ada pada 65 persen hotel kota dan 70 persen resorts, ini cukup menggembirakan, apalagi cukup banyak MICE yang dilakukan selama Maret-April ini,” ucap Ernanda.

Program BBM

“Salah satu wujud komitmen kami untuk menjaga stabilitas hunian hotel, rencananya pada Mei, memasuki bulan Ramadhan akan ada program yang kita luncurkan bertajuk Bulan Belanja Murah (BBM),” katanya.

Lebih lanjut, Wedok Suprapti atau yang akrab disapa Wiwit, General Manager (GM) Qunci Vila sebagai ketua pelaksana kegiatan BBM ini menjelaskan bahwa salah satu tujuan program ini adalah memberikan penawaran menarik bagi para wisatawan yang datang ke Lombok.

“Program BBM ini baru pertama kali kita coba, tidak lain untuk memberikan penawaran menarik bagi wisatawan untuk dapat menikmati suasana menarik selama Ramadhan di Pulau Seribu Masjid,” jelas Wiwit.

“Seperti diketahui Lombok memiliki berbagai potensi keindahan dan keunikan yang sangat layak dijual kepada dunia luar. Akan banyak promo menanti wisatawan yang datang, tentunya dengan besaran diskon yang menarik,” tegasnya.

Progam BBM ini rencananya akan diluncurkan pada akhir April ini, Wiwit sengaja tidak menjelaskan lebih detail agar rasa penasaran masyarakat membuat program ini lebih menarik.

“Detailnya nanti saja ya, tunggu waktu peluncuran, biar penasaran,” candanya. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com