Mataram, LombokInsider.com – Kepala BPS Endang Tri Wahyuningsih, menjelaskan saat memberikan pemaparan bulanan dikantornya pada Selasa (3/1/2017), bahwa berdasarkan data BPS dari kurun 2013-2016 Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di NTB rata-rata berada diatas 40%. Demikian juga dengan jumlah tamu yang menginap pada hotel bintang, dari 2014-2016 terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan walaupun data Desember belum masuk, tercatat total 760.706 orang tamu yang telah menginap di hotel bintang yang ada, dibandingkan dengan 2014 jumlahnya 543.739 orang dan 2015 jumlahnya hanya mencapai 550.623 orang.

“Dari beberapa indikator tersebut diatas, dapat disimpulkan terjadi peningkatan kualitas pariwisata di NTB, ini tentunya sangat luar biasa, baik dari segi destinasi yang semakin banyak dikenal juga fasilitas pendukung yang semakin baik,” tegas Endang. Hal ini disampaikan setelah memaparkan data-data perkembangan inflasi, nilai tukar petani, statistik hotel dan transportasi dan kemiskinan di NTB secara berurutan di Kantor BPS NTB. Berikut kami tampilkan data-data berkaitan dengan pariwisata, berupa statistik hotel bintang dan non bintang serta statistik transportasi udara dan laut.

Kepala BPS, Endang Tri Wahyuningsih (tengah) Memberikan Pemaparan Data-data Bulanan di Kantor BPS NTB, Selasa (3/1/2017).

Statistik Hotel

“Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada hotel bintang, November ini mengalami peningkatan dibandingkan Oktober, naik sebesar 4,90 dari 39,50% menjadi 44,40%, demikian juga jika dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama mencapai 42,35% maka terjadi kenaikan sebesar 2,05 poin, sementara pada hotel non bintang mengalami penurunan,” kata Endang. TPK hotel non bintang pada November ini mengalami penurunan, tercatat 25,39% turun 0,69 poin dari Oktober 2016 yang tercatat 26,08%, namun jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2015, yakni 23,74% berarti terjadi kenaikan sebesar 1,65 poin.

“Sementara dari data jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada November 2016 ini mengalami penurunan sebesar 2,97% dibandingkan Oktober yakni dari 71.938 orang menjadi 69.803 orang, namun jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2015 yakni sebanyak 49.499 orang, maka terjadi peningkatan sebesar 41,02%,” jelas Endang. Jumlah ini didominasi oleh tami dalam negeri, sedangkan untuk tamu luar negeri lebih banyak menginap di hotel non bintang.

Demikian juga dengan Rata-rata Lama Menginap (RLM) hotel bintang pada November ini tercatat selama 1,71 hari mengalami kenaikan selama 0,05 hari dibandingkan Oktober lalu selama 1,66 hari dan jika dibandingkan dengan bulan yang sama 2015 yang mencapai 2,11 hari maka terjadi penurunan sebanyak 0,40 hari. Hal ini justru berbanding terbalik dengan hotel non bintang yang pada November ini tercatat 1,94 hari atau naik sebesar 0,10 hari dari Oktober 2016, sementara jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2015 yang tercata 1,65 hari berarti terjadi kenaikan selama 0,29 hari.

Lombok International Airport (LIA) Sebagai Salah Satu Pintu Masuk Wisatawan ke NTB.

Sementara itu berdasarkan kelas hotel, pada November ini tercatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel paling tinggi tercatat pada hotel bintang 5 yakni mencapai 47,70% dengan rata-rata menginap hingga 2,31 hari. Kemudian berturut-turut bintang 2, sebanyak 45,01% dengan lama menginap 1,71 hari, bintang 4, sebanyak 44,97% dengan lama menginap 1,58 hari, bintang 3, sebanyak 43,53% dengan lama menginap 1,72 hari, dan bintang 1, sebanyak 39,94% dengan lama menginap 1,85 hari. Namun untuk jumlah tamu yang menginap terbanyak tercatat pada hotel bintang 4, kemudian secara berurutan, hotel bintang 3, 2, 5 dan 1.

Statistik Transportasi

Dari data statistik transportasi, jumlah penumpang yang datang menggunakan angkutan laut pada November 2016, sebanyak 4.765 orang atau naik 22,21% dari bulan sebelumnya, dari data ini termasuk juga para wisatawan yang datang lewat kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Lembar. Sementara melalui jalur udara penumpang yang datang melalui penerbangan domestik sebanyak 147.515 orang naik 7,34% dari Oktober yang tercatat 137.433 orang dan yang datang melalui penerbangan internasional pada November ini mengalami penurunan sebesar 26,37% yakni 10.571 orang dibandingkan Oktober 2016 yang tercatat sebanyak 14.357 orang. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com