Mataram, LombokInsider.comMultilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) adalah kegiatan latihan bersama antara TNI AL dengan angkatan laut negara-negara sahabat, fokusnya adalah bagaimana berkolaborasi dan koordinasi dalam penanganan bencana dan sosial kemanusiaan. Sukses pada dua kegiatan sebelumnya di Batam 2014 dan Padang 2016, giliran Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terpilih sebagai tempat penyelenggaraan yang ke-3, pada 4-9 Mei 2018 ini.

“Selain fokus pada kolaborasi dan koordinasi penanganan bencana dan sosial kemanusiaan, kegiatan MNEK 2018 ini juga mengangkat sisi kepariwisataan Lombok, agar lebih dikenal oleh negara-negara sahabat yang ikut berpartisipasi,” kata Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Dua TNI, Aan Kurnia, yang merupakan Ketua Kegiatan MNEK 2018.

“Lombok ini luar biasa, selain destinasi wisatawanya indah, keragaman seni dan budayanya sangat mendukung. Jadi memang salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mengangkat potensi pariwisata yang ada di daerah tempat penyelenggaraan program MNEK,” jelasnya pada keterangan pers, di kantor Dispar NTB, Kamis (3/4).

Menurut Aan, kegiataan MNEK ini bukanlah latihan perang, namun lebih kepada koordinasi dan kolaborasi dalam penanganan bencana dan sosial kemanusiaan di suatu daerah atau negara.

“Mungkin banyak yang belum mengetahui, bahwa yang melatarbelakangi kegiataan ini adalah tragedi tsunami di Aceh pada 2004 silam. Saat itu sangat banyak kapal-kapal negara lain datang membantu, namun saat itu koordinasi dalam menyambut mereka belum maksimal, dari pengalaman itulah kami berinisiatif melakukan latihan ini,” ujar jenderal bintang dua ini.

Kegiatan MNEK 2018 ini tentunya merupakan sejarah bagi Lombok, dimana hadir 36 negara sahabat, dengan 5500 prajuritnya dan 55 kapal perang, serta 30 pesawat tempur yang akan ikut pada pembukaan pada 5 Mei.

MNEK 2018 di Lombok ini sarat dengan kegiatan-kegiatan diantara; pada 4-5 Mei 2018, upacara pembukaan, pelayaran kebangsaan 400 siswa, kemah pesisir pantai di Kerandangan dan festival budaya di lapangan Malomba.

Sementara pada 5-7 Mei akan ada pameran maritim di Islamic Center Jam, sorenya akan ada kegiatan Kirab Kota start di Islamic Center finish di Mataram Mall. Pada 6 Mei juga ada kegiatan fun run dan fun bike gratis.

Juga akan ada lomba masak ayam taliwang oleh chef kapal asing di islamic center dan pada 6-8 Mei ada pengobatan dan penyuluhan gratis di pelabuhan Carik KLU.

“Kami berharap masyarakat dapat ikut serta mensukseskan seluruh rangkaian acara ini,” tegas Aan. Pada kesempatan tersebut Aan didampingi oleh Dansatgas MNEK 2018, Laksamana Pertama Rahmat Jayadi, serta Danlantamal VII Kupang, Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL. Moh. Faozal dalam pengantarnya mengatakan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar dari pemprov dalam mencapai target 4 juta angka kunjungan wisata ke NTB pada 2018 ini. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com